Ambon. Jejakberita, Com — Setelah menjalani magang selama satu bulan, tujuh mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) A.M. Sangadji Ambon resmi dilepas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Ambon.
Selama berada di lingkungan pemasyarakatan, mereka mendapat kesempatan mengenal langsung aktivitas kerja sekaligus mengasah keterampilan yang dibutuhkan sebelum memasuki dunia profesional.
Prosesi pelepasan berlangsung di ruang Kepala Lapas Perempuan Ambon, Senin (7/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Ambon Hesta Van Harling dan dihadiri Kepala Subseksi Pembinaan, Kepala Urusan Tata Usaha, serta perwakilan dosen pembimbing mahasiswa.
Hesta mengapresiasi tujuh mahasiswa yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan magang dengan baik. Menurutnya, pengalaman selama berada di Lapas Perempuan Ambon diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
“Kami mengapresiasi kehadiran dan partisipasi mahasiswa selama melaksanakan magang di Lapas Perempuan Ambon. Semoga pengalaman yang diperoleh selama satu bulan ini dapat menjadi bekal dan memberikan manfaat bagi mereka, baik dalam menyelesaikan pendidikan maupun ketika memasuki dunia kerja,” ujar Hesta.
Sementara itu, perwakilan dosen pembimbing, Jumail, menyampaikan terima kasih kepada pihak Lapas Perempuan Ambon yang telah memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar dan mendapatkan pengalaman langsung di lingkungan pemasyarakatan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kepala Lapas Perempuan Ambon beserta seluruh jajaran yang telah menerima dan membimbing mahasiswa kami selama melaksanakan magang. Pengalaman selama satu bulan ini tentunya menjadi pembelajaran yang sangat berarti bagi mahasiswa,” ungkap Jumail.
Ia menilai kegiatan magang memiliki peran penting dalam proses pendidikan mahasiswa. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga dapat menghubungkan pembelajaran di bangku kuliah dengan praktik langsung di lapangan.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami bagaimana lingkungan kerja berjalan, termasuk pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, serta sikap profesional dalam melaksanakan tugas.
Salah satu mahasiswa, Marwa, turut menyampaikan terima kasih kepada Kepala Lapas Perempuan Ambon beserta seluruh jajaran atas bimbingan dan pengalaman yang diberikan selama satu bulan.
“Kami sangat berterima kasih karena selama satu bulan kami mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan baru. Bimbingan dari seluruh jajaran Lapas Perempuan Ambon menjadi pengalaman berharga bagi kami yang akan kami jadikan bekal untuk ke depannya,” ujar Marwa.
Selama melaksanakan magang, ketujuh mahasiswa berkesempatan mengenal berbagai aktivitas dan dinamika kerja di lingkungan Lapas Perempuan Ambon. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja.
Dengan berakhirnya masa magang, tujuh mahasiswa UIN A.M. Sangadji Ambon secara resmi dilepas dari Lapas Perempuan Ambon. Pengalaman selama satu bulan diharapkan dapat menjadi bekal bagi mereka untuk menuntaskan pendidikan dan melangkah ke tahap berikutnya dalam perjalanan akademik maupun profesional.
(JB-01)






