Ambon. Jejakberita, Com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Perempuan Ambon, Hesta Van Harling, mengikuti Uji Kompetensi dalam Program Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) di UPT Badan Kepegawaian Negara (BKN) Ambon, Senin (1/9).
Asesmen ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memetakan kompetensi dan potensi ASN sebagai dasar pengembangan karier serta manajemen talenta.
Keikutsertaan Hesta dalam program tersebut menjadi langkah Lapas Perempuan Ambon untuk memastikan pengembangan sumber daya manusia dilakukan secara terukur dan berbasis kompetensi.
Uji kompetensi ProASN dilaksanakan dengan melibatkan pegawai BKN sebagai pelaksana asesmen. Peserta menjalani rangkaian pengujian untuk memperoleh gambaran mengenai kompetensi, potensi, serta kapasitas masing-masing dalam mendukung kebutuhan organisasi.
Hesta mengatakan, keikutsertaannya dalam ProASN menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus mengevaluasi potensi yang dimiliki dalam menjalankan tugas sebagai ASN.
“Keikutsertaan dalam ProASN menjadi kesempatan bagi saya untuk mengukur kompetensi dan potensi yang dimiliki. Hasil asesmen ini nantinya dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan diri dan memberikan kinerja terbaik bagi organisasi,” ujar Hesta.
Menurutnya, peningkatan kompetensi ASN harus dilakukan secara berkelanjutan. Terlebih, jajaran pemasyarakatan dituntut mampu menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, sekaligus memberikan pelayanan publik yang optimal.
“Peningkatan kompetensi ASN perlu dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan,” lanjutnya.
Uji Kompetensi ProASN tersebut diikuti oleh 27 peserta dari jajaran Pemasyarakatan Maluku. Keikutsertaan Kalapas Perempuan Ambon menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung pengembangan kompetensi dan penerapan manajemen talenta ASN.
Hasil asesmen nantinya diharapkan dapat menjadi salah satu bahan dalam pemetaan talenta, pengembangan karier, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Melalui Program Profiling ASN, pengelolaan sumber daya manusia diharapkan semakin objektif dan berbasis kompetensi. Langkah tersebut sekaligus diharapkan mampu mendorong terwujudnya ASN Pemasyarakatan yang profesional, kompeten, berintegritas, dan memiliki kinerja optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (JB-01)






