Ambon. Jejakberita, Com – Suasana berbeda terlihat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon. Bukan hanya membuka kegiatan,
Kepala Lapas Perempuan Ambon Hesta Van Harling turun langsung ke arena dan ikut bermain games bersama warga binaan dalam rangka menyongsong HUT Gereja Protestan Maluku (GPM) ke-91, Jumat (4/9/2026).
Kehadiran Kalapas di tengah arena permainan membuat suasana kegiatan semakin meriah. Tawa, sorakan, dan semangat kebersamaan mewarnai kegiatan yang diikuti warga binaan tersebut.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling. Setelah itu, suasana berubah menjadi lebih santai ketika Kalapas memilih untuk tidak sekadar menyaksikan perlombaan, tetapi ikut berpartisipasi bersama warga binaan.
Salah satu permainan yang mengundang gelak tawa adalah lomba gigit sendok. Para peserta harus menjaga keseimbangan dan konsentrasi sambil bergerak menuju garis akhir.
Sorakan dukungan dari peserta lainnya pun terdengar sepanjang perlombaan. Keseruan semakin terasa ketika Kalapas turut larut dalam permainan bersama warga binaan.
Momen tersebut juga memperlihatkan suasana kebersamaan tanpa sekat antara petugas dan warga binaan. Mereka saling memberikan semangat, tertawa bersama, serta menikmati rangkaian kegiatan dengan penuh kegembiraan.
Bagi Lapas Perempuan Ambon, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi hiburan dalam menyambut HUT GPM ke-91. Games bersama juga menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana pembinaan yang lebih humanis dan membangun hubungan positif antara petugas dengan warga binaan.
“Pembinaan bukan hanya tentang aturan. Pembinaan juga tentang menghadirkan rasa diterima, dihargai dan diberikan kesempatan untuk bertumbuh,” demikian semangat yang tercermin dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan sederhana itu menjadi pengingat bahwa kehidupan di balik tembok Lapas tetap memiliki ruang untuk menghadirkan kegembiraan, kebersamaan, dan harapan.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Perempuan Kelas III Ambon kembali menunjukkan komitmennya menghadirkan pembinaan yang humanis, inklusif, dan bermartabat.
Kegiatan bersama ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan pembinaan yang positif sehingga warga binaan terus mendapatkan ruang untuk mengembangkan diri dan mempersiapkan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
(JB-01)






