Warga Binaan Lapas Perempuan Ambon Dilatih Bikin Nugget Pisang, Jadi Bekal Keterampilan Ekonomi

Ambon. Jejakberita, Com — Bukan sekadar mengisi waktu selama menjalani masa pembinaan, warga binaan Lapas Perempuan Ambon terus dibekali keterampilan yang diharapkan dapat menjadi modal ketika kembali ke tengah masyarakat. Salah satunya melalui pelatihan membuat nugget pisang yang digelar di Bengkel Kerja Lapas Perempuan Ambon, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan pembinaan kemandirian tersebut diikuti sejumlah warga binaan dengan pendampingan Staf Pembinaan Lapas Perempuan Ambon. Pendampingan dilakukan untuk memastikan seluruh proses berlangsung tertib sekaligus memberikan pemahaman kepada warga binaan mengenai pengolahan makanan secara praktis.

Dalam kegiatan itu, warga binaan terlibat langsung sejak tahap persiapan bahan hingga produk siap diolah. Mereka belajar mengolah pisang menjadi adonan, membentuk adonan, memberikan lapisan, hingga menggoreng nugget pisang.

Kegiatan berlangsung dengan antusias. Selain melatih kreativitas, pembuatan nugget pisang juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk mempelajari cara mengolah bahan sederhana menjadi makanan yang memiliki nilai tambah dan berpotensi dikembangkan sebagai produk usaha.

Staf Pembinaan Lapas Perempuan Ambon, Claudia M. Salhuteru, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan.

“Melalui kegiatan pembuatan nugget pisang ini, kami memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan yang mereka miliki. Selain menjadi kegiatan yang produktif, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan pengalaman yang bermanfaat serta menjadi bekal bagi warga binaan ketika nantinya kembali ke masyarakat,” ujar Claudia.

Salah seorang warga binaan berinisial DN mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, aktivitas pembinaan seperti ini memberikan pengalaman baru sekaligus membuat waktu selama menjalani masa pembinaan diisi dengan kegiatan yang positif.

“Senang bisa mengikuti kegiatan membuat nugget pisang ini. Selain mengisi waktu dengan kegiatan yang positif, kami juga mendapatkan pengalaman dan keterampilan baru dalam mengolah bahan menjadi makanan yang bisa dikembangkan,” ujar DN.

Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling, menegaskan pembinaan kemandirian akan terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan produktif di Bengkel Kerja.

“Melalui kegiatan pembinaan di Bengkel Kerja, kami memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengembangkan potensi dan keterampilan yang mereka miliki. Harapannya, keterampilan tersebut dapat menjadi bekal positif dan bermanfaat ketika mereka kembali ke masyarakat,” kata Hesta.

Lapas Perempuan Ambon berkomitmen melanjutkan berbagai program pembinaan yang dapat meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan kemandirian warga binaan. Kegiatan pengolahan makanan seperti pembuatan nugget pisang diharapkan tidak hanya menjadi aktivitas selama masa pembinaan, tetapi juga memberikan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah warga binaan kembali ke lingkungan masyarakat. (JB-01)

Pos terkait