Ambon. Jejakberita, Com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon memperkuat tata kelola kearsipan dan administrasi digital dengan mengikuti Sosialisasi Pembinaan Kearsipan, penggunaan Aplikasi SRIKANDI dan STAR-SINERGI, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan yang digelar Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tersebut berlangsung di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku. Sosialisasi diikuti para operator Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, termasuk operator SRIKANDI dan STAR-SINERGI dari Lapas Perempuan Ambon.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Andri Budi, Fifi, dan Shareen selaku JF Kearsipan Ahli Madya pada Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai kebijakan kearsipan, penggunaan Aplikasi SRIKANDI, penyusutan dan pemusnahan arsip, serta penggunaan Aplikasi STAR-SINERGI.
Pembekalan itu ditujukan untuk meningkatkan kemampuan operator dalam mengelola arsip secara tertib, sistematis, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Para operator UPT juga aktif mengikuti sesi diskusi. Peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan sekaligus memperdalam pemahaman mengenai penerapan tata kelola kearsipan dan penggunaan aplikasi dalam mendukung pekerjaan administrasi sehari-hari.
Andri Budi mengatakan, sosialisasi tersebut penting untuk memastikan para operator memahami kebijakan kearsipan sekaligus mampu menerapkan penggunaan aplikasi secara tepat di satuan kerja masing-masing.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan para operator memiliki pemahaman yang baik terkait kebijakan kearsipan, penggunaan Aplikasi SRIKANDI dan STAR-SINERGI, termasuk proses penyusutan dan pemusnahan arsip,” ujar Andri Budi.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diterapkan di masing-masing satuan kerja sehingga pengelolaan arsip menjadi lebih tertib, efektif, dan sesuai ketentuan.
Sementara itu, Armi, pegawai Lapas Perempuan Ambon yang mengikuti kegiatan tersebut, menilai materi yang diberikan memberikan manfaat langsung dalam menunjang pelaksanaan tugas kearsipan.
“Materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi kami sebagai operator, terutama dalam memahami penggunaan Aplikasi SRIKANDI dan STAR-SINERGI serta tata cara penyusutan dan pemusnahan arsip,” kata Armi.
Menurutnya, sosialisasi tersebut membantu operator memahami pentingnya pengelolaan arsip yang tertib dan sesuai ketentuan untuk mendukung pelaksanaan tugas di Lapas Perempuan Ambon.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Ambon menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan kearsipan. Pemanfaatan aplikasi digital juga diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan administrasi pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel. (JB-01)






