Lapas Perempuan Ambon Latih Warga Binaan Bikin Roti Manis untuk Bekal Kemandirian

Ambon. Jejakberita. Com  – Warga binaan Lapas Perempuan Ambon terus dibekali keterampilan agar memiliki bekal kemandirian saat kembali ke tengah masyarakat. Kali ini, mereka mengikuti pelatihan tata boga dengan praktik membuat roti manis bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kota Ambon, Kamis (20/8/2026).

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian yang diarahkan untuk mengasah kreativitas sekaligus meningkatkan keterampilan praktis warga binaan. Keterampilan tata boga diharapkan dapat dikembangkan menjadi peluang produktif setelah mereka menyelesaikan masa pembinaan.

Dalam kegiatan itu, para warga binaan tidak hanya menerima materi, tetapi juga mengikuti praktik pembuatan roti manis secara langsung. Mereka didampingi instruktur bidang Pariwisata, Bakrie, bersama pegawai Lapas Perempuan Ambon.

Peserta mengikuti sejumlah tahapan pembuatan roti, mulai dari menyiapkan bahan, mengolah dan menguleni adonan, membentuk adonan hingga proses pemanggangan. Antusiasme terlihat saat warga binaan mempraktikkan setiap tahapan yang diberikan oleh instruktur.

Kepala Lapas Perempuan Ambon melalui Kepala Sub Seksi Pembinaan, Wa Otje, mengatakan pelatihan tata boga merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kreativitas dan kemandirian warga binaan.

“Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan, khususnya dalam membuat roti manis. Selain mengasah kreativitas, keterampilan ini juga dapat menjadi bekal bagi mereka untuk hidup mandiri dan produktif setelah kembali ke masyarakat,” ujar Wa Otje.

Salah satu warga binaan berinisial C mengaku senang mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan itu memberikan pengalaman baru yang dapat terus dikembangkan.

“Saya senang bisa mengikuti pelatihan tata boga ini karena mendapatkan pengalaman baru dalam membuat roti manis. Semoga keterampilan yang saya pelajari bisa terus saya kembangkan dan menjadi bekal ketika nanti kembali ke masyarakat,” kata C.

Kerja sama Lapas Perempuan Ambon dengan BPVP Kota Ambon diharapkan dapat terus menghadirkan program pembinaan yang memiliki manfaat nyata bagi warga binaan.

Melalui keterampilan yang diberikan, warga binaan tidak hanya menjalani proses pembinaan, tetapi juga dipersiapkan untuk memiliki kemampuan produktif dan lebih mandiri ketika nantinya kembali ke lingkungan masyarakat.

(JB-01)

Pos terkait