Kakanwil Ditjenpas Maluku Tinjau Wartelsus Lapas Perempuan Ambon, Pastikan Layanan Komunikasi Aman

Ambon. Jejakberita, Com — Memastikan hak komunikasi warga binaan tetap terpenuhi tanpa mengabaikan aspek keamanan dan ketertiban, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Maluku Ricky Dwi Biantoro meninjau fasilitas Warung Telekomunikasi Khusus (Wartelsus) di Lapas Perempuan Ambon, Selasa (18/8/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi fasilitas sekaligus memastikan mekanisme pelayanan komunikasi bagi warga binaan berjalan sesuai ketentuan. Wartelsus menjadi salah satu fasilitas penting yang memungkinkan warga binaan berkomunikasi dengan keluarga secara aman dan tertib.

Dalam kunjungannya, Ricky mengecek fasilitas serta mekanisme penggunaan Wartelsus. Ia menekankan agar pengelolaan layanan dilakukan secara profesional dengan mengutamakan keamanan, ketertiban, dan pengawasan.

“Wartelsus merupakan salah satu fasilitas yang mendukung warga binaan untuk tetap berkomunikasi dengan keluarga. Karena itu, layanan harus dikelola dengan baik, aman, tertib, dan diawasi secara optimal agar dapat memberikan manfaat sesuai dengan tujuan pemasyarakatan,” ujar Ricky.

Ricky juga mendorong jajaran Lapas Perempuan Ambon untuk mempertahankan kualitas pelayanan serta memastikan setiap proses pemanfaatan Wartelsus berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Ambon Hesta Van Harling memastikan jajarannya terus melakukan pengawasan terhadap penggunaan fasilitas tersebut.

“Kami terus memastikan Wartelsus dikelola dengan baik, aman, dan tertib. Pengawasan juga kami lakukan secara rutin agar warga binaan dapat memanfaatkan layanan ini untuk berkomunikasi dengan keluarga sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Hesta.

Peninjauan Wartelsus tersebut dilakukan di sela-sela kegiatan Festival Kreativitas Warga Binaan Lapas Perempuan Ambon. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari evaluasi pelayanan pemasyarakatan untuk memastikan kebutuhan warga binaan, termasuk hak berkomunikasi dengan keluarga, dapat difasilitasi secara optimal.

Dengan pengelolaan yang tertib dan pengawasan berkelanjutan, Lapas Perempuan Ambon berupaya menjaga keseimbangan antara pemenuhan hak warga binaan dan penerapan standar keamanan serta ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.  (JB-01)

Pos terkait