Dobo. Jejakberita, Com– Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, dr. Mauliwaty Bulo, M.Si., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Aru, Selasa (3/3/2026), guna memperkuat sinergi pelaksanaan Program Bangga Kencana serta mengoptimalkan pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) Tahun 2026.
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting di tengah tantangan efisiensi anggaran daerah. Dukungan DAK dinilai strategis untuk memastikan program pembangunan keluarga tetap berjalan dan menyentuh langsung masyarakat hingga wilayah kepulauan terluar.
Di Dobo, rombongan diterima langsung oleh Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Aru, Claudia Imarisa Kaidel, di ruang kerja Bupati.
Dalam pertemuan itu, Mauliwaty menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan Program Bangga Kencana, khususnya sejumlah program prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) /BKKBN.
Adapun program prioritas tersebut meliputi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (Gati), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), serta Lansia Berdaya (Sidaya).
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Bupati dan Ketua TP PKK terhadap pelaksanaan Program Bangga Kencana di Kabupaten Kepulauan Aru. Sinergi ini penting agar manfaat program benar-benar dirasakan keluarga di daerah,” ujar Mauliwaty.
Ia berharap pada 2026 implementasi program dapat ditingkatkan, baik dari sisi cakupan layanan, kualitas pendampingan keluarga, hingga penguatan peran kader dan mitra kerja di lapangan.
Sementara itu, Bupati Timotius Kaidel menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan, keberadaan DAK BOKB sangat membantu pemerintah daerah dalam menjalankan program strategis di bidang pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga.
“Dengan adanya DAK sangat membantu pemerintah daerah, terlebih di tengah efisiensi anggaran. Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru, kami mendukung penuh pelaksanaan Program Bangga Kencana,” kata Timotius.
Ketua TP PKK Claudia Imarisa Kaidel menambahkan, program pembangunan keluarga memiliki cakupan menyeluruh karena menyasar seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, balita, remaja, hingga lansia.
Ia berharap pada 2026 penguatan program dapat difokuskan pada pembinaan remaja dan pemberdayaan lansia agar kualitas keluarga semakin meningkat.
Pada kesempatan itu, Mauliwaty juga menyerahkan petunjuk teknis pelaksanaan DAK BOKB Tahun 2026 kepada Bupati Kepulauan Aru sebagai pedoman dalam evaluasi dan pengawasan penggunaan anggaran di daerah.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas serta jajaran Kepala Bidang di lingkup Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Kepulauan Aru.
Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian target pembangunan keluarga dan penurunan stunting di wilayah kepulauan tersebut. (JB-01)






