Jejakberita. Com, Ambon – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku menggelar Workshop Edukasi Kesehatan Reproduksi, Gizi, dan Perencanaan Masa Depan bagi Remaja Tuli di Aula SLB Negeri Batumerah, Ambon, Kamis (11/12/2025).
Kegiatan ini menjadi langkah konkret BKKBN dalam menghadirkan layanan edukasi kesehatan yang inklusif bagi remaja penyandang disabilitas.
Workshop tersebut dirancang untuk menjawab tantangan yang kerap dihadapi remaja tuli, terutama keterbatasan akses informasi terkait kesehatan reproduksi, gizi seimbang, serta perencanaan masa depan. Melalui pendekatan yang ramah disabilitas, para peserta mendapatkan pemahaman yang setara dan mudah dipahami sesuai kebutuhan mereka.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, dr. Mauliwaty Bulo, M.Si., menegaskan bahwa edukasi kesehatan bagi remaja disabilitas merupakan hak mendasar yang harus dipenuhi.
“Remaja penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk memperoleh informasi kesehatan reproduksi dan gizi. Ini penting untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal serta mempersiapkan masa depan mereka,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Kepala SLB Negeri Batumerah, Irma Dukomalamo, S.Pd. Ia menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi siswa-siswi di sekolahnya.
“Kami berterima kasih kepada BKKBN Maluku atas perhatian dan kepeduliannya. Edukasi kesehatan yang inklusif seperti ini sangat dibutuhkan oleh anak-anak kami,” katanya.
Ke depan, BKKBN Provinsi Maluku berkomitmen untuk terus melaksanakan program edukasi serupa di sekolah-sekolah penyelenggara pendidikan khusus di Kota Ambon.
Melalui upaya ini, diharapkan remaja tuli semakin memahami hak-haknya atas kesehatan, mampu melindungi diri, serta lebih siap merencanakan masa depan yang sehat dan mandiri. (JB-01)






