Kepala BKKBN Maluku dr Mauliwati Hadiri Wisuda Sekolah Lansia BKL Ceria Ambon

Jejakberita. Com, Ambon – Usia boleh menua, tetapi semangat belajar tak pernah padam. Sebanyak 34 orang lanjut usia (lansia) resmi diwisuda dalam Wisuda Sekolah Lansia Bina Keluarga Lansia (BKL) Ceria Kota Ambon, yang berlangsung di Marina Hotel Ambon, Sabtu (13/12/2025). Momen ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan adalah perjalanan seumur hidup, termasuk bagi para Opa dan Oma.

Wisuda tersebut dihadiri Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku dr. Mauliwati, jajaran Pemerintah Kota Ambon, Tim Penggerak PKK, tokoh agama, hingga keluarga para wisudawan.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, dr. Mauliwati, dalam sambutannya menegaskan bahwa penduduk lanjut usia memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah apabila berada dalam kondisi sehat dan sejahtera.

“Peningkatan jumlah lansia merupakan indikator keberhasilan pembangunan kesehatan dan sosial ekonomi. Karena itu, BKKBN mendorong terwujudnya lansia yang SMART, yaitu sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat,” ujarnya.

Hingga November 2025, Kota Ambon tercatat telah memiliki 66 kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) yang tersebar di lima kecamatan dan terdaftar dalam Sistem Informasi Keluarga (SIGA) BKKBN. Dari jumlah tersebut, Ambon kini memiliki dua Sekolah Lansia, yakni Sekolah Lansia Nusa Indah di Kecamatan Sirimau dan Sekolah Lansia BKL Ceria di Kelurahan Wainitu, Kecamatan Nusaniwe.

Sekolah Lansia BKL Ceria sendiri telah berjalan selama enam bulan, sejak Juni hingga November 2025. Pada wisuda kali ini, sebanyak 34 lansia tangguh dinyatakan lulus, sementara satu peserta belum dapat diwisudakan karena tingkat kehadiran belum memenuhi ketentuan.

Sementara itu, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat para lansia yang tetap antusias mengikuti proses pembelajaran.

“Usia boleh tua, tetapi cahaya pengetahuan tidak mengenal waktu. Lansia bukan beban, melainkan sumber inspirasi dan kekuatan sosial bagi Kota Ambon,” tegas Wattimena.

Ia menyebutkan, wisuda ini merupakan wisuda lansia kedua di Kota Ambon, setelah sebelumnya Sekolah Lansia Nusa Indah di Negeri Hutumuri melaksanakan wisuda pada tahun 2023 sebagai angkatan pertama tingkat Provinsi Maluku. Sementara Wisuda Sekolah Lansia BKL Ceria ini menjadi wisuda angkatan pertama tingkat Kota Ambon.

Menurut Wattimena, keberadaan Sekolah Lansia menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan Ambon sebagai kota ramah usia dan inklusif, di mana seluruh kelompok umur mendapat ruang untuk bertumbuh dan berdaya.

“Kami berharap para Oma dan Opa terus menjaga kesehatan, menjadi teladan di keluarga dan masyarakat, serta tetap aktif menjaga harmoni sosial dan nilai kearifan lokal,” pesannya.

Pemerintah Kota Ambon, lanjut Wattimena, berkomitmen memperkuat program pemberdayaan lansia melalui kolaborasi lintas sektor, sekaligus mendorong pembentukan Sekolah Lansia baru pada tahun-tahun mendatang.

Wisuda Sekolah Lansia BKL Ceria bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi juga menjadi simbol bahwa masa tua tetap bisa dijalani dengan bahagia, bermakna, dan bermartabat, selama ada dukungan keluarga, masyarakat, dan pemerintah. (JB-01)

Pos terkait