BKKBN Maluku Dorong Kampus Aktif dalam Riset Kependudukan dan Penguatan SDM Daerah

Oplus_131072

Jejakberita. Com, Ambon — Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menghadapi persoalan kependudukan yang kian kompleks. Melalui riset, inovasi, dan penguatan literasi mahasiswa, kampus dinilai dapat menjadi motor perubahan dalam pembangunan kependudukan di daerah.

Dorongan ini disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Maluku, dr. Mauliwaty Bulo, M.Si, dalam kegiatan Fasilitasi dan Pembinaan Teknis Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan yang digelar di Kantor Perwakilan BKKBN Maluku, Senin (17/11/2025). Kegiatan itu melibatkan mahasiswa dan dosen dari berbagai perguruan tinggi di Maluku.

Mauliwaty menegaskan bahwa dinamika demografi, bonus demografi, kesehatan reproduksi, hingga ketimpangan wilayah membutuhkan kajian ilmiah dan intervensi berbasis data yang kuat. Karena itu, perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai pusat ilmu pengetahuan dan riset.

“Perguruan tinggi adalah pusat pengembangan ilmu, riset, dan inovasi. Lewat program Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan, kampus diharapkan tidak sekadar mengkaji masalah penduduk, tapi mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan, program pemberdayaan, dan edukasi publik,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan literasi kependudukan juga harus menjadi bagian dari kurikulum agar mahasiswa memiliki pemahaman menyeluruh tentang dinamika penduduk dan dampaknya bagi masa depan bangsa.

Mauliwaty mendorong kemitraan yang lebih erat antara kampus, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk memastikan program kependudukan berbasis data dapat dijalankan lebih efektif. Kolaborasi lintas disiplin dinilai semakin penting karena isu penduduk mencakup aspek ekonomi, sosial, kesehatan, hingga teknologi.

Kegiatan tersebut turut menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Johan M. Tupan, ST., MT dari Pusat Studi Kependudukan dan Pedesaan Universitas Pattimura Ambon yang membawakan materi tentang internalisasi dokumen kependudukan dalam penguatan SDM kampus, serta Marthin Manuputty, S.Sos., M.Si, Ketua Tim Kerja Pengendalian Penduduk BKKBN Maluku, dengan materi penguatan kependudukan bagi perguruan tinggi.

“Semoga upaya hari ini menjadi kontribusi nyata untuk mewujudkan penduduk Indonesia yang berkualitas, produktif, dan berdaya saing,” tutup Mauliwaty.

(JB-01)

Pos terkait