Hari Kontrasepsi Sedunia, 33 Warga Ambon Ikut Layanan KB Gratis

Jb. Com, Ambon – Sebanyak 33 akseptor mengikuti pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak yang digelar Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Perwakilan Maluku. Acara dipusatkan di Kantor Camat Baguala, Kota Ambon, Kamis (25/9/2025).

Dari jumlah itu, 32 akseptor memilih metode kontrasepsi implant, sedangkan 1 orang menggunakan suntik. Kegiatan ini menjadi puncak pelayanan KB serentak di Maluku sekaligus memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia (World Contraception Day/WCD) 2025.

Sejumlah pejabat hadir, di antaranya Kepala Perwakilan BKKBN Maluku dr Mauliwaty Bulo, Asisten Sekda Maluku Djalaludin Salampessy, Asisten II Kota Ambon Rico Hayat, serta Kadis PPKB Kota Ambon Ir Patty.

Selain layanan KB gratis, acara juga dirangkai dengan penyerahan bantuan bagi keluarga berisiko stunting. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan gizi anak serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan kehamilan.

Dari Kota Metro, Lampung, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Dr Wihaji turut menyapa masyarakat Maluku lewat sambungan daring. Ia menegaskan kontrasepsi tidak hanya soal menunda kehamilan, tetapi juga menjaga kualitas hidup keluarga.

“Dengan kontrasepsi, kita bisa mencegah kehamilan berisiko, melindungi ibu dan anak, serta memastikan keluarga tumbuh lebih sehat dan sejahtera,” ujar Wihaji.

Capaian KB Maluku Lampaui Nasional

Sepanjang 1–12 September 2025, Maluku mencatat capaian 3.886 peserta KB baru dari target 4.322 atau 89,91 persen. Angka ini melampaui capaian nasional yang berada di 86,90 persen.

Untuk metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), Maluku membukukan 68,07 persen, juga lebih tinggi dari capaian nasional 53,25 persen. Sementara peserta KB pasca persalinan (KBPP) mencapai 1.222 atau 93,14 persen dari target 1.321.

Kabupaten Maluku Barat Daya bahkan mencatat capaian tertinggi, yakni 110,70 persen dari target.

Pelayanan KB serentak diakhiri di Ambon. Sekaligus menegaskan kembali tema WCD tahun ini: “Keluarga Berkualitas untuk Indonesia Emas 2045: Kehamilan Terencana, Keluarga Sejahtera.”

(JB-01)

 

Pos terkait