Keren! Eto dan Na Jadi Duta GenRe Maluku 2025, Siap Suarakan Isu Remaja

Jb. Com, Ambon – Dua remaja Maluku, Christofel Lewedalu (Eto, 16) dan Amina Novembrella Tuharea (Na, 15) berhasil menyabet juara pertama dalam ajang Apresiasi Duta GenRe Provinsi Maluku 2025. Keduanya kini siap mewakili Maluku di tingkat nasional, membawa misi besar untuk mengubah wajah remaja Maluku jadi lebih baik.

Grand Final digelar pada 28 Agustus 2025 di Ambon. Ajang ini menjadi wadah lahirnya generasi muda berkarakter, berprestasi, dan berkomitmen mendukung program Generasi Berencana (GenRe).

Bagi Eto dan Na, perjalanan menuju gelar juara bukan perkara mudah. Mereka harus melewati tahapan seleksi yang ketat. Namun, ide brilian dan komitmen mereka untuk mengedukasi remaja membawa keduanya ke puncak kemenangan.

Eto, remaja asal Kota Ambon, menyoroti pentingnya peran lingkungan dalam membentuk karakter. “Remaja itu masa transisi, saat mencari jati diri. Kalau tidak diarahkan, mereka bisa terjerumus ke hal negatif. Karena itu butuh wadah yang benar,” ujarnya.

Dari gagasan itu, Eto mencetuskan program “BERSUARA” (Berani Ekspresikan Rasa, Suarakan untuk Mereka yang Rawan dan Terluka). Program ini menjadi ruang aman bagi korban kekerasan—baik fisik, verbal, seksual, maupun digital—untuk berani speak up.

“Cerita yang dipendam adalah luka menganga. Korban pantas didengar, dicintai, dan diterima,” tegas Eto. Ia bahkan sudah menyiapkan langkah advokasi lewat akun Instagram @bersuaracampaign_ dan berencana bekerja sama dengan Kementerian PPPA serta psikiater.

Tak kalah inovatif, Na yang berasal dari Desa Tengah-Tengah, Maluku Tengah, membawa program “BACABAR” (Bacarita Deng Beta Tentang Remaja). Program ini jadi ruang ngobrol santai dan edukasi untuk remaja, lengkap dengan tiga aktivitas utama: sosialisasi di sekolah, diskusi santai, dan podcast.

“Awalnya mereka enggan minum tablet tambah darah. Setelah diskusi, mereka mau. Jadi kuncinya komunikasi yang nyaman,” kata Na. Ia juga siap menjadi konselor sebaya dan berkomitmen terus jadi corong edukasi di manapun berada.

Keduanya kini akan melaju ke tingkat nasional. Harapannya, program BERSUARA dan BACABAR bisa jadi solusi nyata untuk isu remaja, mulai dari kekerasan hingga kesehatan.

“Kami ingin semua remaja Maluku tangguh, sehat, dan cerdas. Masa depan mereka berharga,” tegas Na.

(JB-01)

 

Pos terkait