Deputi Keluarga Sejahtera Ungkap Isu Fatherless, Dorong GATI di Ajang Duta GenRe

Jb. Com, Ambon – Semarak Grand Final Apresiasi Duta GenRe Provinsi Maluku 2025 berlangsung meriah, Rabu (28/8/2025). Ajang ini menjadi puncak pencarian generasi muda berkarakter, berprestasi, dan siap menjadi teladan remaja untuk mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan berencana.

Acara dibuka oleh Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Novian Andusti, SE., MT. Hadir pula Kepala Perwakilan BKKBN Maluku, Bunda GenRe Provinsi Maluku, serta Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten/kota se-Maluku.

Dalam sambutannya, Andusti menegaskan peran Duta GenRe lebih dari sekadar simbol. “Duta GenRe adalah mitra strategis pemerintah dalam mengedukasi remaja agar terhindar dari tiga risiko utama, yaitu pernikahan usia anak, seks bebas, dan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Andusti menyebut ajang ini menjadi momentum penting pasca BKKBN bertransformasi menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) pada 2024. Transformasi ini sejalan dengan program Asta Cita ke-4, yang fokus pada penguatan SDM lewat pendidikan, teknologi, kesehatan, kesetaraan gender, hingga pemberdayaan pemuda dan disabilitas.

“Kemendukbangga hadir untuk memperkuat pembangunan SDM agar bangsa lebih berdaya saing secara global,” tegasnya.

Tak hanya itu, Andusti juga menyinggung Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), salah satu program Quick Win Kemendukbangga. Program ini hadir untuk mengatasi fenomena fatherless—ketiadaan peran ayah dalam pengasuhan anak.

“Indonesia berada di urutan ketiga dunia sebagai negara dengan tingkat fatherless tinggi. Jika budaya pengasuhan hanya dibebankan pada ibu, dampaknya akan sangat serius terhadap perkembangan fisik, mental, dan sosial anak,” jelasnya.

Melalui ajang ini, Andusti berharap Duta GenRe mampu menjadi corong informasi untuk mencetak generasi sehat dan berakhlak.

“Ajang ini bukan sekadar lomba. Suara kalian mewakili harapan ribuan remaja Maluku. Beranilah bermimpi besar, tapi tetap membumi,” pungkasnya. (JB-01)

 

Pos terkait