BKKBN Maluku Targetkan Pemutakhiran Data 169 Ribu Keluarga, Baru Capai 31,68 Persen

Jb. Com, Ambon – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Maluku tengah melakukan pemutakhiran Pendataan Keluarga (PK) 2025. Kegiatan ini berlangsung sejak 22 Juli hingga 21 Agustus 2025 di 11 kabupaten/kota dengan target 169.097 kepala keluarga (KK).

Kepala Perwakilan BKKBN Maluku, dr. Mauliwaty Bulo, M.Si., mengatakan pemutakhiran data dilakukan secara berkala setiap tahun di lokus tertentu, sementara pendataan keluarga lengkap dilakukan setiap lima tahun sekali.

“Untuk tahun ini, pemutakhiran berlangsung di 41 kecamatan dan 413 desa. Targetnya 169.097 KK, dan per hari ini progres baru mencapai 31,68 persen,” kata Mauliwaty saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (11/8/2025).

Ia menjelaskan, pemutakhiran data keluarga mencakup berbagai aspek, mulai dari jumlah anggota keluarga, migrasi masuk dan keluar, kondisi rumah, kepemilikan jamban, hingga akses terhadap program Bangga Kencana dan status keikutsertaan KB. Data juga mencatat ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta keluarga yang berada dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Data untuk Program Pemberian Makanan Bergizi

Mauliwaty menegaskan, hasil pendataan menjadi acuan penting untuk program nasional seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG).

“Kalau MBG, data peserta didik ada di sekolah, tapi non-peserta didik datanya dari kita, khususnya keluarga berisiko stunting. Jadi harus diperbarui setiap tahun karena kondisi keluarga bisa berubah,” jelasnya.

Menurutnya, data tahun sebelumnya tidak lagi akurat karena ada perubahan status, seperti ibu hamil yang sudah melahirkan atau baduta yang kini menjadi balita. Karena itu, verifikasi dan validasi data keluarga berisiko stunting akan berlangsung hingga 1–30 September 2025.

Peran Kader Pendata

Di Maluku, pemutakhiran data dilakukan oleh kader pendata desa. Sebelum turun ke lapangan, mereka dibekali materi pembaruan data dan teknis input melalui formulir atau aplikasi di smartphone.

BKKBN Maluku optimistis target pendataan dapat tercapai sebelum batas waktu.

“Harus optimis. Kalau pun meleset, ya tipis sekali, jangan sampai jauh dari target,” pungkas Mauliwaty. (JB-01)

 

Pos terkait