Jb. Com, Saumlaki – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar menegaskan komitmennya mendukung pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi (KBKR). Pernyataan itu disampaikan Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, dalam kegiatan Fasilitasi Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KB-KR di Wilayah Khusus yang digelar Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Maluku di Saumlaki, Jumat (8/8/2025).
Bupati Ricky menyebut kegiatan ini sebagai wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan BKKBN untuk menjawab tantangan kependudukan di wilayah kepulauan.
“Tanpa strategi KB yang terarah, akan sulit mencapai tujuan pembangunan manusia yang optimal,” tegasnya.
Ia juga mendorong kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam penggunaan alat dan obat kontrasepsi (alkon) untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dan menciptakan SDM berkualitas.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, dr. Mauliwaty Bulo, M.Si, mengungkapkan bahwa Total Fertility Rate (TFR) di Kepulauan Tanimbar masih 2,49, lebih tinggi dari target nasional 2,1.
“Perlu penguatan strategi pengendalian penduduk, dan dukungan Pemda sangat penting,” ujarnya.
Ia menegaskan BKKBN tidak hanya fokus menurunkan angka kelahiran, tapi juga meningkatkan kualitas hidup melalui layanan kesehatan reproduksi yang komprehensif, khususnya di wilayah sulit akses.
Kegiatan ini melibatkan OPD KB, PKB/PLKB, dan mitra kerja lintas sektor. Selain peninjauan pelayanan KB, turut diserahkan piagam penghargaan kepada Desa Marantutul, Kecamatan Wer Maktian, atas capaian 100% kehadiran keluarga dalam pertemuan BKB, serta bantuan kepada 10 KRS.
Acara dihadiri Ketua TP-PKK Kepulauan Tanimbar, Sheren Amelinda Jauwerissa, Kepala Dinas DP3AP2KB, dan sejumlah mitra kerja. (JB-01)






