
Kirab dua hari ini, 23–24 Juni, membawa semangat membangun keluarga Indonesia yang kuat dan berkualitas, dengan menyusuri rute dari Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku Tengah, hingga Kota Ambon, tempat Pataka akhirnya diarak melintasi lima kecamatan: Baguala, Teluk Ambon, Leitimur Selatan, Nusaniwe, dan Sirimau.
Pataka Quick Wins diserahkan secara estafet oleh para camat kepada Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Wattimena, M.Si, di Tribun Lapangan Merdeka. Prosesi dilanjutkan dengan penyerahan kepada Pemerintah Provinsi Maluku yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Djalaludin Salampessy, S.Pi., M.Si, sebelum dibawa ke Jakarta oleh rombongan BKKBN Maluku yang dipimpin Kepala Perwakilan, dr. Mauliwaty Bulo, M.Si.
Kirab ini tidak semata seremoni simbolik. Setiap titik singgah dijadikan ruang pelayanan dan edukasi bagi masyarakat. Berbagai layanan seperti sosialisasi lima program Quick Wins, pelayanan KB gratis, peluncuran Program Makanan Bergizi (MBG) bagi ibu hamil, menyusui, dan balita non-PAUD, konsultasi keluarga di Klinik Telaga Bening, hingga pemutaran film edukatif keluarga di Desa Airlouw, Kecamatan Nusaniwe, turut diselenggarakan.
“Kirab ini adalah perjalanan bermakna dari desa ke kota, dari laut hingga ke puncak, demi satu cita-cita besar: membangun keluarga Indonesia yang kuat, sehat, dan berdaya,” ujar dr. Mauliwaty Bulo.
Suasana kirab makin semarak dengan kehadiran iringan musik tradisional totobuang oleh anak-anak Kampung KB Desa Hunuth. Meski hujan mengguyur, semangat peserta yang terdiri dari pegawai BKKBN, petugas lapangan, kader, Genre, dan mitra tetap membara.
Dua titik ekstrem menjadi simbol komitmen tinggi dalam kirab ini: pengibaran Pataka dilakukan di bawah laut Pantai Lubang Buaya, Morela, dan di Puncak Paralayang, Nusaniwe. Aksi ini dipimpin langsung oleh dr. Mauliwaty dan Ketua TP PKK Kota Ambon, Lisa M. Wattimena, yang juga merupakan Bunda Genre Kota Ambon.
Kirab ini juga memperkenalkan transformasi kelembagaan BKKBN menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) serta mengampanyekan lima program unggulan Quick Wins, yakni:
GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting)
TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak)
GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia)
SIDAYA (Lanjut Usia Berdaya)
Super Apps Bangga Kencana
“Program ini menjawab tantangan di lapangan, mulai dari dukungan gizi keluarga, penguatan peran ayah, hingga pemberdayaan lansia untuk hidup mandiri dan SMART — Sehat, Mandiri, Aktif, Responsif, dan Terampil,” ungkap dr. Mauliwaty.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemprov Maluku, Djalaludin Salampessy, dalam sambutannya mengapresiasi langkah BKKBN dan Pemkot Ambon yang telah menyelenggarakan kirab ini secara kolaboratif.
“Keluarga adalah fondasi bangsa. Dari keluarga yang sehat dan harmonis akan lahir generasi yang cerdas, tangguh, dan berakhlak. Momentum Harganas ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat ketahanan keluarga,” katanya.
Ia berharap melalui program Quick Wins, ketahanan keluarga di Maluku dapat ditingkatkan secara menyeluruh di tengah perubahan sosial yang cepat.
“Saya mengajak seluruh pihak agar tidak sekadar menjadi penonton, tapi turut serta menjadi penggerak dalam mendukung penuh pelaksanaan Quick Wins,” tambahnya.
Puncak kirab juga diisi dengan penyerahan bantuan kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Kota Ambon, sebagai bentuk kepedulian langsung terhadap keluarga rentan.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut: Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisuta, S.Sos; Ketua TP PKK Kota Ambon Lisa M. Wattimena; Kepala Dinas PPKB Kota Ambon Ir. Welly Patty, M.Si; Kepala Dinas P3A2KB SBB Aisyah Pelu; Sekdis P3A2KB Maluku Tengah dr. Nelly Manuhutu; pimpinan OPD lingkup Pemprov dan Pemkot Ambon; serta perwakilan organisasi wanita seperti Persit Candra Kirana, Bhayangkari, dan PIA Ardhya Garini.
Dengan tema Harganas ke-32 “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju”, Kirab Pataka Bangga Kencana menegaskan kembali bahwa kekuatan bangsa dimulai dari rumah — dari keluarga yang dibangun dengan cinta, komitmen, dan pelayanan nyata demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
(JB-01)






