BKKBN Maluku dan Pemkab Maluku Tenggara Bahas Percepatan Program Keluarga dan Stunting

Jb. Com, Langgur – Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, dr. Mauliwaty Bulo, M.Si., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu, 7 Mei 2025. Dalam kunjungan itu, ia bertemu langsung dengan Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Vially Rahantoknam, SH., M.Kn., untuk membahas sejumlah program prioritas nasional yang menyasar keluarga dan lansia.

Dalam audiensi yang berlangsung di kantor bupati, dr. Waty memaparkan beragam inisiatif Kemendukbangga/BKKBN, mulai dari Gerakan Orang Tua Cegah Stunting, Taman Asuh Anak, Gerakan Ayah Teladan Indonesia, hingga pemanfaatan teknologi melalui Al-SuperApps. Program “Lansia Berdaya” dan “Bangga Kencana” juga turut dibahas sebagai bagian dari strategi besar percepatan penurunan stunting di daerah.

“Kehadiran langsung di lapangan sangat penting, agar program tidak hanya sampai di atas kertas, tapi benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Charlos dalam sambutannya, menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten terhadap pelaksanaan program tersebut.

Dalam pertemuan itu, dr. Waty juga menyerahkan petunjuk teknis pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Sub Bidang Keluarga Berencana Tahun 2025 kepada pemerintah daerah. Ia berharap dukungan penuh dari Wakil Bupati dalam mendorong realisasi anggaran DAK demi efektivitas program-program strategis di lapangan.

Tak hanya itu, dr. Waty turut menyampaikan rencananya untuk mengunjungi Sekolah Perempuan Pesisir dan Gunung (SPPG) di wilayah tersebut. Kunjungan ini bertujuan memperkuat koordinasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang ditargetkan bagi ibu hamil, menyusui, serta baduta non-PAUD.

Audiensi ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Maluku Tenggara beserta jajaran, serta Ketua Tim Kerja Pengendalian Penduduk BKKBN Provinsi Maluku.

Dengan komunikasi langsung seperti ini, kerja sama lintas sektor diharapkan semakin solid dalam mengakselerasi peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya keluarga di Maluku Tenggara. (JB-01)

 

 

 

Pos terkait