Kacab Jasa Raharja Maluku : Angka Kecelakaan Periode Januari 2024 Mengalami Peningkatan Dari Periode Sebelumnya

JB. Com, Ambon – Perbandingan pembayaran santunan oleh Jasa Raharja Cabang Maluku pada periode bulan Januari 2023 dengan bulan Januari 2024 mengalami peningkatan sebesar 224%, artinya tingkat kecelakaan pada bulan Januari 2024 mengalami peningkatan.

Penegasan ini disampaikan Kepala PT.Jasa Raharja Cabang Maluku, Herman Haurissa usai mengikuti kegiatan sosialisasi GO – Live Online Ticketing Ferizy Cabang Ambon yang berlangsung di Amaris Hotel, pada Kamis (22/02/2024).

Haurissa mengatakan, untuk tahun 2023 pada bulan Januari, angka kecelakaan yang meninggal dunia hanya 1 orang, sedang untuk tahun 2024 bulan Januari angka kecelakaan yang meninggal dunia 7 orang, termasuk yang luka-luka.

Menurutnya, untuk meminimalisir angka kecelakaan, maka PT. Jasa Raharja Cabang Maluku terus berkoordinasi dengan Stekeholder, khususnya dengan kepolisian untuk bagaimana mensosialisasikan program Forum Keselamatan Lalu lintas tersebut.

“Forum Keselamatan Lalu lintas ini mengacu pada beberapa pilar, yaitu khusus untuk jalan ada pada Dinas PU, untuk kesehatan ada pada Dinas Kesehatan, untuk Lalu lintas ada pada Ditlantas, untuk penanganan Laka lantas menjadi tanggung jawab Jasa Raharja,” Jelasnya.

Lanjutnya, dengan Forum Keselamatan Lalu lintas ini akan melibatkan seluruh Stakeholder dalam upaya bersama untuk dapat menurunkan angka kecelakaan.

Terkait dengan balap liar, Haurissa mengatakan, ini ada konsekuensinya kepada pelanggar lalu lintas. Sebagaimana keterangan Kapolda Maluku bahwa akan merujuk kepada surat keterangan kelakuan baik (SKCK), Jasa Raharja sangat mendukung langkah yang dilakukan oleh Kepolisian karena balap liar akan berdampak yang mengakibatkan orang meninggal dunia.

“Kami telah berkoordinasi dengan Dirlantas untuk kedepannya akan dilakukan razia dalam menurunkan angka Laka lantas, khususnya yang melakukan balap liar,” Ungkapnya.

Haurissa menjelaskan lagi, Untuk tanggungan bagi korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia mendapatkan santunan sebesar Rp 50 juta, untuk luka-luka sebesar biaya rawatan sebesar Rp 20 juta, dan untuk setiap korban yang mengalami kecelakaan lalu lintas Jasa Raharja telah bekerjasama dengan seluruh rumah sakit, korban yang dirawat Jasa Raharja akan menerbitkan Garansi letter kepada pihak rumah sakit dan mereka akan menagih kepada Jasa Raharja.

“Apabila korban kecelakaan itu peserta BPJS, biaya perawatan diatas Rp 20 juta akan menjadi tanggungan BPJS,” Pungkasnya.    (JB-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *