Dobo. Jejakberita, Com — Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Kepulauan Aru menjadi perhatian serius Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ). Hingga 25 Agustus 2026, tercatat 12 kasus kecelakaan di wilayah hukum Polres Kepulauan Aru, dengan tiga korban meninggal dunia.
Kondisi tersebut dibahas dalam rapat koordinasi FLLAJ Kabupaten Kepulauan Aru yang digelar di Gospel Cafe & Resto, Jalan Cendrawasih, Dobo, Rabu (26/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam menekan angka kecelakaan sekaligus mengurangi tingkat fatalitas di jalan raya.
Rapat dihadiri sejumlah stakeholder terkait, di antaranya Jasa Raharja, Polres Kepulauan Aru, Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Aru, serta RSUD Cendrawasih Dobo.
Berdasarkan data periode 1 Januari hingga 25 Agustus 2026, dari 12 kecelakaan yang terjadi, sebanyak 10 kasus di antaranya terjamin. Tiga kecelakaan menyebabkan korban meninggal dunia.
Angka tersebut menjadi perhatian karena pada periode yang sama tahun 2025 tercatat 14 kasus kecelakaan lalu lintas, namun tidak terdapat korban meninggal dunia.
FLLAJ kemudian menyepakati sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Rencana aksi tersebut mencakup penertiban kendaraan dan pengendara bermotor, peningkatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas, serta pemasangan spanduk imbauan keselamatan di sejumlah lokasi.
Polres Kepulauan Aru akan memperkuat patroli dan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas. Penjagaan dan pengaturan lalu lintas pada pagi hari juga akan ditingkatkan, terutama di kawasan sekolah yang dinilai membutuhkan perhatian khusus.
Sementara itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Aru akan meningkatkan edukasi kepada masyarakat, termasuk memberikan pemahaman kepada anak di bawah umur mengenai pentingnya keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Dinas Perhubungan juga akan mendukung upaya pengadaan lampu penerangan jalan sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan keamanan pengguna jalan, khususnya pada ruas yang membutuhkan penerangan memadai.
Dari sektor kesehatan, RSUD Cendrawasih Dobo menyatakan komitmennya untuk proaktif memonitor pasien korban kecelakaan. Rumah sakit juga akan membantu memberikan informasi mengenai kelengkapan dokumen yang diperlukan dalam proses pelaporan.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, FLLAJ berharap kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas semakin meningkat.
Langkah tersebut diharapkan tidak hanya menekan jumlah kecelakaan di Kabupaten Kepulauan Aru, tetapi juga mengurangi tingkat fatalitas, khususnya di wilayah Kota Dobo.
“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Mari tertib berlalu lintas, lindungi diri dan sesama pengguna jalan.”
(JB-01)






