Janji Gubernur Maluku Terkait Pengangkatan Tenaga P3K Terlampaui 

Daerah, Pemda Maluku435 Dilihat

JB.Com, Ambon – Gubernur Maluku, Murad Ismael pada tahun 2021 telah menargetkan kouta PPPK untuk Provinsi Maluku sebanyak 2 ribu orang, namun hingga akhir tahun 2023 target tersebut telah terlampaui. Demikian yang disampaikan Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku, Husen saat di wawancarai wartawan di ruang kerjanya, pada Kamis (11/02/2024).

Husen menjelaskan, pengangkatan PPPK dilaksanakan sejak 2020. Pada pengangkatan 2020/2021 yang dilantik berjumlah 522 orang.

“Untuk tahun 2020/2021 kouta PPPK untuk Provinsi Maluku sebenarnya lebih, namun yang lolos itu cuma 522 orang dan kebetulan saat itu saya sebagai penanggungjawab dari kegiatan tersebut,” Jelas Husen.

Selanjutnya kata Husen, untuk kouta tahun 2022/2023 PPPK yang dilantik berjumlah 1.325 orang, ini merupakan pengangkatan yang terbesar.

“Sedangkan untuk tahun 2023/2024 kouta untuk Provinsi Maluku sebanyak 475 orang, yang lolos pemberkasan berjumlah 307 orang,” Ungkap Husen.

Ia menambahkan, untuk PPPK pengangkatan 2020/2021 dan pengangkatan 2022/2023 penempatan tempat tugas mereka dilakukan oleh pemerintah pusat, sedangkan untuk pengangkatan 2023/2024 yang sementara melakukan pemberkasan nantinya penempatan tempat tugas tidak lagi oleh pemerintah pusat, tetapi dikembalikan ke pemerintah daerah.

“Dari kouta 2023/2024 sebanyak 475 orang, yang lolos pemberkasan sebanyak 307 orang, berarti ada kurang sekitar 168 orang,” Tuturnya.

Menurutnya, secara keseluruhan PPPK bagi Provinsi Maluku pembiayaan dilakukan oleh pemerintah pusat (ABPN) dan pemerintah daerah (APBD).

“Kalau kita mau menambahkan Kouta dari sisa 168 untuk 2023/2024 konsekuensinya adalah menyangkut pembiayaan. Mungkin hal ini harus diestimasikan oleh pemerintah daerah, apakah tetap berada pada angka sesuai kouta yang telah ditetapkan atau seperti apa, namun hal ini belum diputuskan oleh pemerintah,” Ungkapnya lagi.

Kalau kita menghitung jumlah PPPK yang dilantik dan yang sementara melakukan pemberkasan berarti telah melampaui target yang disampaikan oleh Gubernur Maluku.

“Gubernur Maluku memang sangat berkomitmen terhadap apa yang disampaikan, ini membuktikan bahwa beliau serius dalam membangun Maluku,” Pungkasnya. (JL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *