Tanimbar. Jejakberita, Com – Dukungan masyarakat Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Blok Masela terus menguat.
Hal itu tidak lepas dari sosialisasi dan pendekatan intensif yang dilakukan TNI kepada warga setempat untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai manfaat proyek energi berskala nasional tersebut.
Melalui komunikasi yang terbuka dan pendekatan persuasif, personel TNI menjelaskan berbagai dampak positif yang akan dirasakan masyarakat apabila proyek LNG Blok Masela mulai berjalan. Sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan itu disebut berhasil meningkatkan pemahaman warga sehingga dukungan terhadap proyek semakin besar.
Pembangunan LNG Blok Masela diproyeksikan menjadi penggerak utama pertumbuhan kawasan Lermatang dan wilayah sekitarnya. Kehadiran proyek ini akan mendorong pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan raya, jaringan listrik, akses air bersih, hingga fasilitas umum lainnya yang dibutuhkan masyarakat.
Selain memperkuat konektivitas wilayah, proyek tersebut juga diyakini akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal. Kesempatan kerja bagi tenaga kerja setempat diperkirakan meningkat, begitu pula peluang usaha yang dapat mendongkrak pendapatan warga dan menggerakkan perekonomian daerah.
Seiring meningkatnya pemahaman masyarakat, dukungan terhadap percepatan pembangunan PSN LNG Blok Masela pun semakin kuat. Warga kini dinilai tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan maupun provokasi dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu.
Tokoh Agama Desa Lermatang, Pdt. Jolina Ruspanah, mengatakan masyarakat menyambut baik rencana pembangunan proyek tersebut.
“Menurut kami, sambutan masyarakat di Lermatang sangat baik. Mereka menyambut dengan sukacita, 100 persen penerimaan mereka dan sangat antusias terhadap PSN ini di Lermatang,” ujar Jolina.
Ia juga menyinggung persoalan status lahan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat. Menurutnya, berdasarkan penjelasan yang diterima dari pihak terkait, sebagian besar wilayah Kepulauan Tanimbar merupakan kawasan hutan atau tanah negara.
“Setelah mendengarkan penjelasan dari pihak Pertanahan dan Kehutanan, pada umumnya Kepulauan Tanimbar ini sekitar 90 persen merupakan kawasan hutan atau tanah negara. Sampai saat ini setahu saya, 662 hektare yang telah disiapkan tersebut merupakan kawasan hutan atau tanah negara,” katanya.
Jolina berharap pembangunan PSN LNG Blok Masela dapat membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat setempat.
“Harapan saya, semoga dengan adanya PSN di Lermatang masyarakat menjadi sejahtera, perekonomian meningkat, dan masyarakat jangan menjadi penonton di negeri sendiri,” tuturnya.
Dengan dukungan masyarakat yang semakin solid serta komunikasi yang terus terjalin antara TNI, pemerintah, dan warga, pembangunan PSN LNG Blok Masela diharapkan dapat berjalan sesuai rencana.
Proyek ini diyakini menjadi salah satu motor penggerak pembangunan yang mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Tanimbar. (JB-01)






