Tanimbar. Jejakberita, Com – Persiapan pembangunan infrastruktur pendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, terus dipercepat.
Salah satu langkah penting yang kini memasuki tahap awal adalah peninjauan lokasi pembangunan helipad, yang akan menunjang mobilitas selama proses pembangunan shelter proyek energi berskala nasional tersebut.
Di saat yang sama, jajaran TNI bersama tim Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP) juga mengintensifkan berbagai kegiatan di lapangan, mulai dari karya bakti, bakti kesehatan, hingga pembaruan data tanaman milik masyarakat sebagai bagian dari tahapan persiapan proyek.
Kapendam XV/Pattimura Letkol Inf Adi Swastika menegaskan, seluruh kegiatan yang dilakukan Babinsa dan Satgas Teritorial merupakan bentuk dukungan nyata TNI terhadap percepatan pembangunan Shelter PSN Blok Masela di Kecamatan Tanimbar Selatan.
“Kehadiran kami di tengah masyarakat bukan sekadar tugas rutin, melainkan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama untuk memastikan pembangunan besar ini berjalan lancar dan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi warga Tanimbar. TNI hadir untuk menyatukan kekuatan, menjaga kebersamaan, dan memastikan tidak ada hambatan yang menghalangi langkah kemajuan di tanah Tanimbar ini,” ujar Adi, Senin (29/6/2026).
Di Desa Bomaki, Babinsa bersama personel Satgas Teritorial melaksanakan karya bakti membersihkan jalan desa, menggelar bakti kesehatan di Polindes, serta melakukan komunikasi sosial dengan warga, termasuk mengunjungi rumah Wily Saklaresi.
Kegiatan tersebut bertujuan menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya proyek Blok Masela bagi pembangunan daerah.
Aktivitas serupa juga berlangsung di Desa Lermatang. Babinsa dan Satgas Teritorial membersihkan jalan utama menuju Posko Satgas Terpadu hingga kawasan pesisir pantai. Mereka juga bersilaturahmi dengan warga, salah satunya Nus Watmetan, guna memperkuat komunikasi dan membangun dukungan masyarakat terhadap proyek strategis tersebut.
Langkah penting lainnya dilakukan Komandan Lanud Saumlaki, Letkol CPM Made Oka Dharmayasa, M.Han., yang turun langsung meninjau titik patok lokasi helipad di sekitar area pembangunan shelter. Helipad itu direncanakan segera dibangun untuk mendukung kelancaran mobilisasi personel maupun logistik selama proyek berlangsung.
Sementara itu, tim KJPP melakukan pendataan ulang dan pembaruan data tanaman di area seluas sekitar 662 hektare di Desa Lermatang. Pendataan tersebut dilakukan untuk memastikan proses penilaian aset masyarakat berlangsung secara tertib, transparan, dan tetap memperhatikan hak-hak warga.
Adi menegaskan, pembangunan Blok Masela diharapkan menjadi proyek yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat tanpa mengabaikan nilai-nilai lokal.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa proyek Blok Masela bukan milik satu pihak saja, melainkan milik seluruh rakyat Maluku, khususnya saudara-saudara kita di Tanimbar. Setiap langkah yang kami ambil adalah untuk memastikan kehadiran pembangunan ini membawa kesejahteraan, sekaligus tetap menghormati kehidupan dan kearifan lokal yang sudah ada di sini,” katanya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan melibatkan masyarakat secara aktif. Sinergi antara TNI, pemerintah, dan warga diharapkan menjadi fondasi utama dalam mempercepat pembangunan PSN Blok Masela sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. (JB-01)






