BPJS Kesehatan Supervisi Puskesmas Un di Tual, Dorong Optimalisasi Antrean Online JKN

Tual. Jb, Com – BPJS Kesehatan terus mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Salah satunya melalui kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan di Puskesmas Un guna memastikan pelayanan kepada peserta berjalan optimal dan sesuai standar.

Kegiatan supervisi tersebut dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Ambon melalui BPJS Kesehatan Kota Tual pada Rabu (20/5). Monitoring dilakukan sebagai bagian dari implementasi perjanjian kerja sama antara Dinas Kesehatan Kota Tual dan BPJS Kesehatan Cabang Ambon.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Harbu A. Hakim mengatakan, secara umum pelaksanaan Program JKN di Puskesmas Un telah berjalan efektif. Namun demikian, pihaknya tetap mendorong optimalisasi layanan digital, khususnya pemanfaatan antrean online melalui Aplikasi Mobile JKN.

“Agar dioptimalkan pemanfaatan antrean online di Aplikasi Mobile JKN sesuai target 74 persen. Selain itu, dapat menempatkan petugas duta Mobile JKN lebih dari satu orang untuk membantu edukasi peserta dalam proses mengunduh aplikasi, registrasi hingga pengambilan antrean online,” ujar Harbu.

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan aplikasi i-Care BPJS Kesehatan dalam mendukung pekerjaan tenaga medis di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

“Petugas Pcare diharapkan dapat secara real time melakukan penginputan data dan mengarahkan pasien untuk mengisi kesan dan pesan setelah mendapatkan pelayanan di puskesmas,” katanya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Un, Dina L.M Oraplean menyambut baik kegiatan monitoring tersebut. Menurutnya, supervisi menjadi evaluasi penting untuk mengetahui aspek pelayanan yang masih perlu ditingkatkan.

“Kami para tenaga medis dan nonmedis di Puskesmas Un selalu berupaya dan berkomitmen mencapai target yang telah ditetapkan BPJS Kesehatan, termasuk target yang diharapkan tercapai pada Mei 2026,” ujar Dina.

Ia menambahkan, pencapaian target layanan juga perlu didukung dengan pemenuhan sarana dan prasarana yang memadai, terutama dalam penerapan sistem antrean online.

“Untuk mencapai target, harus didukung juga dengan pemenuhan sarana dan prasarana sehingga implementasi sistem antrean online bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Di akhir kunjungan, Harbu menegaskan bahwa supervisi rutin menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BPJS Kesehatan dalam memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas, cepat, dan efisien.

“Kami berharap hasil supervisi ini dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan kepuasan peserta JKN yang berobat di Puskesmas Un,” tutupnya.

Sebagai informasi, BPJS Kesehatan juga secara rutin menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) guna mengingatkan kembali teknis indikator kepatuhan pelayanan FKTP. (JB-01)

Pos terkait