Gubernur Maluku Dorong Ekonomi Berkelanjutan di Wisuda Perdana Universitas Muhammadiyah Maluku

Pemda Maluku66 Dilihat

Jb. Com, Ambon – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menegaskan pentingnya pembangunan ekonomi berkelanjutan saat menghadiri wisuda perdana Universitas Muhammadiyah Maluku, Kamis (30/4/2026).

Ia menyoroti potensi besar sumber daya alam Maluku yang belum sepenuhnya dikelola optimal untuk kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Lewerissa menyebut Maluku memiliki kekayaan alam melimpah, namun masih dihadapkan pada berbagai keterbatasan dalam pengelolaan dan distribusi hasil sumber daya tersebut.

“Maluku dianugerahi kekayaan alam luar biasa, tetapi kita masih menghadapi tantangan dalam pengelolaannya,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Maluku bersama seluruh kepala daerah memiliki komitmen kuat untuk mengelola potensi tersebut secara bertanggung jawab, terencana, dan berkelanjutan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Salah satu isu yang disoroti adalah tingginya disparitas harga komoditas di Maluku. Menurutnya, kondisi ini dipicu oleh panjangnya rantai pasok serta ketergantungan distribusi dari luar daerah.

Sebagai langkah strategis, Pemprov Maluku tengah merancang pembangunan Maluku Integrated Port yang diproyeksikan menjadi pusat logistik utama di kawasan timur Indonesia.

“Ini adalah mimpi besar Maluku. Ke depan, pelabuhan ini akan menjadi hub logistik Indonesia Timur hingga Pasifik Barat Daya,” jelasnya.

Ia menambahkan, kawasan tersebut akan berkembang menjadi ekosistem ekonomi terintegrasi yang mencakup kawasan ekonomi khusus, pelabuhan logistik dan perikanan, terminal LNG, serta pusat pergudangan.

Selain itu, proyek strategis seperti pengembangan Blok Abadi dan hilirisasi komoditas unggulan diyakini akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Maluku ke depan.

Dalam kesempatan itu, Lewerissa juga memberikan pesan kepada para lulusan agar siap menghadapi tantangan global dan tidak mudah menyerah.

“Kalian lulus di tengah tantangan dunia yang kompleks. Wisuda bukan akhir, tapi awal perjuangan,” katanya.

Ia turut mengajak para wisudawan untuk kembali ke daerah dan berkontribusi membangun Maluku dengan ilmu dan integritas yang dimiliki.

Sebagai informasi, wisuda angkatan pertama ini diikuti 49 lulusan, dengan delapan orang di antaranya ditetapkan sebagai wisudawan terbaik berdasarkan keputusan resmi kampus.

Acara tersebut turut dihadiri Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD Provinsi Maluku, serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi dan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.

(JB-01)