AMBON. Jejakberita, Com – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 di Gedung Islamic Center Ambon, Senin (22/6/2026). Ajang yang diikuti 369 peserta dari 11 kabupaten/kota itu diharapkan menjadi momentum melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia, harmonis, dan mampu bersaing dalam mendukung pembangunan Maluku.
Dalam sambutannya, Lewerissa menegaskan MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan sarana strategis untuk membangun karakter, moral, dan peradaban masyarakat.
“Pelaksanaan event-event keagamaan seperti Musabaqah Tilawatil Qur’an mempunyai posisi yang sangat vital dan strategis dalam rangka pembangunan mental spiritual bangsa. Karena masalah moral akan sangat menentukan masa depan peradaban bangsa ini,” kata Lewerissa.
Menurutnya, pelaksanaan MTQ harus memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat, tidak berhenti pada seremoni dan kompetisi semata. Nilai-nilai Al-Qur’an yang dipelajari dan dilombakan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun masyarakat yang damai, terbuka, dan menghargai keberagaman.
“Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia selain dilombakan melalui MTQ ini, sejatinya nilai-nilai Al-Qur’an juga harus dihidupkan dan dilombakan di dalam kehidupan kita sehari-hari untuk menabur kebaikan kepada semesta,” ujarnya.
Lewerissa juga mengajak seluruh masyarakat Maluku menjaga persatuan dan kedamaian sebagai modal utama pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya menjadikan Maluku sebagai rumah bersama yang aman, nyaman, dan sejahtera bagi seluruh warganya.
“Dalam konteks ini beta ingin mengajak katong samua untuk menjadikan Maluku sebagai daerah yang aman, damai, sejahtera dan bermartabat. Maluku yang aman, nyaman, damai dan sejahtera harus menjadi kebiasaan dan karakter bagi semua warga masyarakat,” tegasnya.
Tema MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026, yakni “Mewujudkan Generasi Qur’ani yang Berakhlak Mulia, Harmonis, dan Berdaya Saing Par Maluku Pung Bae”, dinilai sejalan dengan upaya membentuk generasi muda yang unggul tidak hanya dari sisi intelektual, tetapi juga memiliki kecerdasan sosial dan spiritual.
Gubernur turut mengingatkan pentingnya mewariskan nilai-nilai perdamaian dan kemajuan kepada generasi penerus.
“Janganlah kita wariskan cerita-cerita kelam, kebencian, dan kenestapaan kepada anak cucu kita, tetapi mari kita wariskan cerita-cerita sukses, cerita kemajuan, cerita damai, dan indahnya kebersamaan,” pesannya.
Ia berharap MTQ mampu melahirkan generasi Qurani yang menjadi teladan di tengah masyarakat serta berkontribusi dalam mewujudkan Maluku yang maju dan berkeadaban.
MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku dipusatkan di Kota Ambon dan mempertandingkan delapan cabang lomba, yakni Seni Baca Al-Qur’an, Qiraat Al-Qur’an, Hafalan Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Fahmil Al-Qur’an, Syahril Al-Qur’an, Seni Kaligrafi Al-Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.
Selain menjadi ajang pembinaan dan pengembangan syiar Islam, kegiatan ini juga menjadi seleksi untuk menjaring qari dan qariah terbaik yang akan mewakili Maluku pada MTQ Nasional di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada September 2026 mendatang.
Pembukaan MTQ turut dihadiri Anggota DPR RI Dapil Maluku Widya Pratiwi, unsur Forkopimda Provinsi Maluku, pimpinan DPRD Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie, Ketua TP-PKK Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa, para bupati dan wali kota se-Maluku, Ketua MUI Maluku, pimpinan OPD, Ketua LPTQ Provinsi Maluku, serta Dewan Hakim MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku. (JB-01)






