JB. Com, Bula – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Maluku bergerak cepat merespons tingginya arus lalu lintas komoditas di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dengan meninjau langsung Pos Pelayanan (Pospel) baru di Bula.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan layanan perkarantinaan berjalan lebih cepat, efektif, dan tetap memenuhi standar pengawasan terhadap keluar-masuknya media pembawa karantina di wilayah tersebut.
Kepala BKHIT Maluku, Willy Indra Yunan, mengatakan kehadiran pospel baru ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha yang bergantung pada distribusi komoditas antarwilayah.
“Pospel ini diharapkan mampu mempercepat proses layanan tanpa mengurangi ketelitian dalam pengawasan. Ini penting karena lalu lintas komoditas di Bula cukup tinggi,” ujarnya.
Selain meninjau fasilitas pospel, Willy juga melakukan audiensi bersama Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Bula. Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan koordinasi lintas instansi guna menjaga keseimbangan antara kelancaran distribusi dan aspek keamanan hayati.
Menurutnya, sinergi antarinstansi menjadi faktor kunci dalam memastikan sistem perkarantinaan berjalan optimal di wilayah kepulauan seperti Maluku.
“Kami terus berupaya menghadirkan layanan yang cepat, tepat, dan akuntabel. Sinergi dengan UPP Kelas III Bula menjadi kunci penting dalam mendukung kelancaran arus komoditas,” jelasnya.
BKHIT Maluku menegaskan, peningkatan fasilitas layanan seperti pospel ini juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang dalam melindungi sumber daya hayati dari ancaman hama dan penyakit yang berpotensi merugikan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.
Dengan penguatan layanan dan koordinasi yang semakin solid, diharapkan aktivitas distribusi komoditas di Bula dapat berjalan lebih lancar sekaligus tetap aman secara biologis. (JB-01)





