– Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Maluku, M. Erwin Setia Negara, berharap angka kecelakaan lalu lintas serta santunan korban pada periode mudik Lebaran 2026 dapat mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Harapan ini disampaikan seiring meningkatnya kesiapan lintas sektor dalam menyambut arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam wawancara dengan media Jejakberita. Com di ruang kerjanya, pada Jumat (13/3/2026), Erwin menjelaskan bahwa tren santunan pada periode Lebaran 2025 menunjukkan penurunan dibanding tahun sebelumnya.
“Kalau merujuk dari tahun lalu, tingkat santunan pada periode Lebaran memang mengalami penurunan. Tentunya harapan kami di tahun ini juga sama, angka fatalitas turun, angka kecelakaan turun, sehingga santunan yang dibayarkan juga menurun,” kata Erwin.
Menurutnya, penurunan angka kecelakaan pada periode mudik sebelumnya tidak terlepas dari kesiapan dan kesiagaan seluruh insan perhubungan, baik di sektor transportasi darat, laut maupun udara.
Ia menjelaskan, berbagai pihak mulai dari operator transportasi hingga instansi terkait telah melakukan persiapan guna memastikan pelayanan transportasi bagi masyarakat berjalan aman dan nyaman.
“Seluruh insan perhubungan sudah menyiapkan transportasi dengan baik, mulai dari sarana, prasarana hingga kesiapan kru. Kami juga sudah mengikuti rapat koordinasi persiapan Idul Fitri bersama seluruh stakeholder perhubungan,” ujarnya.
Erwin menambahkan, kesiapan lintas sektor tersebut diharapkan mampu menekan potensi kecelakaan selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.
Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan saat melakukan perjalanan mudik.
“Kami mengimbau masyarakat yang akan mudik untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kondisi kendaraan layak jalan, serta menjaga kondisi fisik agar tetap prima saat berkendara,” tegasnya.
Dengan kesiapan pemerintah, operator transportasi, serta kesadaran masyarakat dalam berkendara, Jasa Raharja berharap mudik Lebaran tahun 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan minim kecelakaan. (JB-01)






