Arus Mudik Lebaran 2026, Jasa Raharja Maluku Siagakan Tim Reaksi Cepat dan 25 Rumah Sakit

Oplus_131074

Ambon. Jejakberita, Com – Menghadapi arus mudik Idul Fitri 2026, **Jasa Raharja Kantor Wilayah Maluku menyatakan kesiapan penuh untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Sebanyak 25 rumah sakit di wilayah Maluku telah disiapkan untuk mempercepat penanganan korban kecelakaan selama periode mudik.

Kepala Jasa Raharja Kanwil Maluku, M. Erwin Setia Negara, mengatakan mobilisasi masyarakat diperkirakan mulai meningkat pada 14 Maret 2026, sehingga seluruh jajaran telah diminta bersiaga lebih awal.

“Berdasarkan arahan dan analisa dari Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, mobilisasi masyarakat diperkirakan mulai tanggal 14. Karena itu kami harus bersiap sebelum periode tersebut,” kata Erwin saat ditemui media ini di ruang kerjanya di Ambon, Jumat (13/3/2026).

Sebagai badan yang menjalankan amanah Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 dan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964, Jasa Raharja memiliki tanggung jawab memberikan perlindungan dasar kepada penumpang angkutan umum dan korban kecelakaan lalu lintas.

Untuk mendukung keselamatan selama arus mudik, pihaknya telah melakukan berbagai langkah preventif. Salah satunya melalui kegiatan ramp check bersama pemangku kepentingan seperti Kepolisian Negara Republik Indonesia dan instansi perhubungan guna memastikan kendaraan angkutan umum layak beroperasi.

Selain itu, tim Jasa Raharja Reaksi Cepat (JRRC) juga dikerahkan secara mobile untuk memberikan edukasi dan imbauan keselamatan kepada masyarakat. Spanduk dan banner keselamatan juga dipasang di berbagai titik rawan kecelakaan, termasuk di terminal dan pelabuhan.

“Tujuannya agar masyarakat lebih berhati-hati selama perjalanan mudik,” ujarnya.

Di sisi lain, apabila terjadi kecelakaan, seluruh pegawai Jasa Raharja di Maluku yang berjumlah 23 orang dan tersebar di seluruh kabupaten/kota akan siaga memantau situasi setiap hari bersama jajaran satuan lalu lintas kepolisian.

Menurut Erwin, pihaknya juga telah bekerja sama dengan 25 rumah sakit di Maluku untuk memastikan korban kecelakaan dapat segera mendapatkan perawatan.

“Kami sudah bekerja sama hampir 100 persen dengan rumah sakit di Maluku. Jika terjadi kecelakaan, kami langsung memberikan kepastian jaminan kepada rumah sakit agar korban segera ditangani untuk mencegah fatalitas,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila korban meninggal dunia, pihaknya tetap menjalankan kewajiban pelayanan santunan kepada ahli waris. Bahkan selama masa libur, pelayanan klaim tetap berjalan melalui program zero pending claim, sehingga tidak ada klaim santunan yang tertunda.

“Kami tetap melayani meskipun hari libur. Tugas kami memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dengan cepat,” katanya.

Selain itu, Jasa Raharja juga mendirikan Posko Siaga Idul Fitri di kantor wilayah dan melakukan pemantauan secara mobile ke berbagai pos pengamanan yang didirikan bersama aparat.

Di akhir wawancara, Erwin mengimbau masyarakat memanfaatkan program tiket gratis yang disediakan pemerintah untuk perjalanan mudik, serta lebih mengutamakan penggunaan angkutan umum dibanding kendaraan pribadi guna menekan risiko kecelakaan.

“Kami mengimbau masyarakat selalu berhati-hati selama perjalanan mudik, menjaga kondisi tubuh tetap fit, serta memastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum berangkat,” pungkasnya.

(JB-01)

Editor: Jerry

Pos terkait