BKKBN Maluku Gelar Pembinaan Operasional Lini Lapangan, Fokus Tekan Stunting dan Perkuat Data Keluarga

Jb. Com, Ambon – Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku menggelar kegiatan Pembinaan Penguatan Pelaksanaan Mekanisme Operasional Lini Lapangan Tahun 2025 secara daring, Senin (28/7/2025). Kegiatan ini digelar untuk memperkuat peran tenaga lapangan sebagai garda terdepan dalam menjalankan program Bangga Kencana.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, dr. Mauliwaty Bulo, M.Si menekankan pentingnya tenaga lini lapangan seperti PKB/PLKB, kader IMP, dan mitra kerja, dalam memastikan program berjalan efektif hingga tingkat RT dan RW.

“Tenaga lini lapangan adalah ujung tombak. Karena itu, penguatan mekanisme kerja mereka menjadi hal mendesak agar pelaksanaan program lebih sistematis dan berdampak nyata,” ujar Mauliwaty dalam arahannya.

Mauliwaty menyebut, pembinaan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pencapaian target pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting di Maluku.

Ada empat fokus utama yang ditekankan:

1. Pemutakhiran data keluarga risiko stunting (KRS) secara berkelanjutan lewat PK-25.

2. Pendampingan intensif oleh PKB/PLKB dan kader IMP kepada keluarga berisiko, mencakup penyuluhan, pengawasan, dan rujukan layanan.

3. Pemanfaatan dana BOKB (Bantuan Operasional KB) secara transparan dan tepat sasaran sebagai sumber pendanaan kegiatan di lapangan.

4. Monitoring program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui SPPG MBG, dengan fokus pada Bumil, Busui, dan Balita (B3).

“Melalui kegiatan ini, kita dorong terciptanya sistem kerja yang terkoordinasi, akurat dalam pelaporan, serta kolaboratif lintas aktor,” kata Mauliwaty.

Ia juga mengajak seluruh tenaga lapangan untuk tetap solid dan semangat dalam menjalankan peran masing-masing.

“Dengan komitmen yang kuat dari semua pihak, kita bisa wujudkan Maluku bebas stunting dan keluarga yang lebih berdaya,” tegasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai lini, mulai dari penyuluh KB, kader IMP, Sub-PPKBD hingga mitra kerja program Bangga Kencana di seluruh wilayah Maluku. (JB-01)

 

Pos terkait