Jasa Raharja Jamin Korban KM Barcelona V yang Terbakar di Perairan Talise

Jb. Com, Manado, 20 Juli 2025 — Jasa Raharja menjamin seluruh korban peristiwa kebakaran Kapal Motor (KM) Barcelona V yang terjadi di perairan Pulau Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Kapal naas tersebut sedang dalam pelayaran dari Kepulauan Talaud menuju Manado saat insiden terjadi pada Minggu siang, sekitar pukul 13.30 WITA.

Plt. Direktur Utama Jasa Raharja, Rubi Handojo, menyatakan duka cita mendalam atas insiden tersebut. Ia memastikan bahwa seluruh korban, baik yang mengalami luka-luka maupun yang meninggal dunia, akan mendapatkan hak perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami telah menurunkan tim di lapangan dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Semua penumpang yang tercatat dalam manifest dan terdampak kejadian ini dijamin haknya oleh Jasa Raharja,” kata Rubi dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Minggu malam.

Sebagai tindak lanjut, dua tim penanganan telah dibentuk dan ditempatkan di dua posko: Pelabuhan Laut Manado dan Pelabuhan Penyeberangan Serei, Likupang. Petugas dari Kantor Jasa Raharja Wilayah Sulawesi Utara, di bawah koordinasi Dicky Syiwa Permadi, langsung melakukan pendataan serta menjalin komunikasi dengan Syahbandar Talaud dan otoritas pelabuhan.

Merujuk Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Umum, serta Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 15 Tahun 2017, Jasa Raharja memberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada ahli waris korban meninggal dunia. Sementara itu, korban luka-luka dijamin biaya perawatan hingga Rp20 juta, yang dibayarkan langsung ke rumah sakit.

Selain itu, biaya pertolongan pertama (P3K) dan ambulans juga ditanggung, masing-masing dengan nilai maksimal Rp1 juta dan Rp500 ribu.

“Prinsip kami adalah kehadiran negara melalui pelayanan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam setiap musibah,” ujar Rubi.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan pendataan masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari Basarnas, TNI AL, Polairud, serta petugas pelabuhan. Belum ada data resmi jumlah korban jiwa dan luka dalam peristiwa ini. (JB-01)

Pos terkait