Kepala BKKBN Maluku: Dari Keluarga untuk Indonesia Maju, Genting Jadi Kunci Cegah Stunting

Oplus_2048

Jb. Com, Ambon – Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, dr. Mauliwaty Bulo, menegaskan pentingnya penguatan peran keluarga dalam pembangunan bangsa melalui berbagai program inovatif. Hal ini disampaikannya usai peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 dan Hari Kependudukan Dunia tingkat Provinsi Maluku, yang berlangsung di halaman Kantor BKKBN Provinsi Maluku, Selasa (15/7/2025).

Menurut dr. Mauliwaty, program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) serta percepatan penurunan stunting menjadi prioritas utama, disertai promosi program-program cepat yang dikenal dengan Quick Win Kementerian.

“Kami promosikan lima program cepat, di antaranya Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Tamasya atau Taman Asuh Sayang Anak, Lansia Budaya (Si Daya), dan AI Super EF tentang keluarga. Semua ini menjawab tantangan keluarga masa kini,” jelas Mauliwaty.

Ia mencontohkan, GATI  hadir untuk menjawab isu minimnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak, sedangkan Tamasya membantu memberikan edukasi pengasuhan kepada anak dan keluarga melalui ruang belajar yang menyenangkan. Adapun Genting menjadi salah satu program unggulan dalam mencegah stunting melalui keterlibatan masyarakat sebagai orang tua asuh.

Mauliwaty menyebutkan bahwa BKKBN Maluku tidak sekadar mensosialisasikan program, tetapi juga terus memperbarui data lewat pendataan keluarga. Data inilah yang digunakan untuk melihat capaian program, seperti akses terhadap layanan KB maupun kualitas pembangunan keluarga.

“Kita sedang dalam proses pemutakhiran pendataan keluarga 2025. Data ini penting untuk tahu sejauh mana keberhasilan Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting,” tambahnya.

Terkait dukungan pemerintah daerah, ia mengapresiasi komitmen Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon, termasuk pimpinan daerah seperti Wali Kota, Wakil Wali Kota, hingga lembaga DPRD, yang menurutnya terbuka dan responsif terhadap program-program BKKBN.

“Beberapa waktu lalu, sudah ada surat edaran dari Gubernur Maluku untuk mendukung Genting. Harapannya, bupati dan wali kota di seluruh kabupaten/kota di Maluku makin bersemangat menjalankan program ini,” tuturnya.

Di akhir wawancara, Mauliwaty berharap agar seluruh program yang dijalankan BKKBN bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dari keluarga untuk Maluku maju, dari keluarga untuk Indonesia maju. Itu semangat yang kami pegang di Harganas ke-32 ini,” pungkasnya. (JB-01)

 

Pos terkait