Jb. Com, Saumlaki, Maret 2025 — Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar melaksanakan kunjungan supervisi ke Puskesmas Lorulun. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap berbagai aspek penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan kepada peserta JKN, sekaligus memastikan kemudahan akses layanan kesehatan semakin dirasakan masyarakat.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Harbu Hakim, yang turut hadir dalam kunjungan tersebut, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan Program JKN di Puskesmas Lorulun telah berjalan dengan baik dan efektif. Salah satu capaian positif yang menjadi sorotan adalah implementasi sistem antrean online yang sudah mulai dimanfaatkan peserta melalui Aplikasi Mobile JKN.
“Sistem antrean online di Puskesmas Lorulun sudah berjalan dengan baik. Berdasarkan data sampai dengan tanggal 20 Februari 2025, penggunaan antrean online melalui Aplikasi Mobile JKN menunjukkan peningkatan. Ini juga berkontribusi dalam mengurangi waktu tunggu peserta saat berobat, sehingga mereka bisa lebih mudah dan cepat mengakses layanan kesehatan,” jelas Harbu.
Lebih lanjut, Harbu menambahkan bahwa BPJS Kesehatan juga telah menyediakan aplikasi i-Care BPJS Kesehatan yang diperuntukkan bagi tenaga medis. Aplikasi ini membantu dalam pengelolaan data rekam medis dan informasi kesehatan pasien, sehingga pelayanan menjadi lebih efisien dan terintegrasi.
“Aplikasi i-Care BPJS Kesehatan diharapkan dapat mendukung tenaga medis dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Lorulun, Velomina Oratmangun, mengapresiasi kunjungan dan pendampingan dari BPJS Kesehatan. Menurutnya, monitoring rutin seperti ini sangat penting untuk mengidentifikasi aspek-aspek pelayanan yang perlu ditingkatkan.
“Kami tenaga medis dan non-medis di Puskesmas Lorulun berkomitmen untuk terus mencapai target yang telah ditetapkan BPJS Kesehatan, termasuk target yang diharapkan tercapai pada Februari 2025,” ujar Velomina.
Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan implementasi sistem antrean online harus didukung oleh ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Untuk itu, Puskesmas Lorulun akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
“Pemenuhan infrastruktur sangat penting agar pelayanan berbasis teknologi seperti antrean online bisa berjalan lancar,” lanjut Velomina.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, admin P-Care di Puskesmas Lorulun juga mengoptimalkan layanan antrean melalui Aplikasi Mobile JKN dan i-Care BPJS Kesehatan. Salah satunya dengan pengadaan layanan internet berbasis Starlink yang memungkinkan koneksi internet lebih stabil di daerah terpencil.
“Selain pengadaan Starlink, kami juga memperkuat tim admin untuk mengedukasi pasien terkait registrasi dan penggunaan Aplikasi Mobile JKN. Tujuannya agar proses antrean menjadi lebih efisien, layanan kesehatan semakin mudah diakses, serta pasien mendapatkan pengalaman yang lebih baik. Penguatan infrastruktur digital di puskesmas juga diharapkan mendorong pelayanan yang lebih cepat dan transparan,” tambah Velomina.
Sebagai informasi tambahan, BPJS Kesehatan secara rutin mengumpulkan umpan balik dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), termasuk Puskesmas Lorulun. Umpan balik ini menjadi bahan evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
Di akhir kunjungan, Harbu Hakim menegaskan bahwa supervisi yang dilakukan merupakan bagian dari komitmen BPJS Kesehatan dalam memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, efisien, dan berkesinambungan.
“Kami berharap hasil supervisi ini dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan mutu pelayanan di Puskesmas Lorulun, serta di seluruh puskesmas lainnya di Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” tutup Harbun. (JB-01)






