AMBON. Jejakberita, Com – Sebanyak 62 pecatur dari Kota Ambon dan Maluku Tengah mulai mengadu strategi dalam Talake Chess Tournament 2026 yang resmi dibuka di Aula SMK Negeri 7 Ambon, Talake, Sabtu (22/8/2026). Turnamen berlangsung selama dua hari hingga Minggu (23/8/2026), dengan peserta termuda berusia 12 tahun.
Peserta termuda dalam turnamen tersebut adalah Misael Gavin Puturuhu. Keikutsertaan Gavin menjadi salah satu perhatian dalam ajang yang mempertemukan pecatur dari berbagai kelompok usia tersebut.
Ketua Pelayanan Laki-Laki Sektor Galilea, Janes Tuhumena, mengatakan Talake Chess Tournament tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mengasah kemampuan berpikir, strategi, kesabaran, dan sportivitas para peserta.
“Berbicara tentang catur, bukan sekadar soal memindahkan bidak di atas papan berwarna hitam dan putih, tetapi secara luas berbicara tentang proses belajar langsung tentang kehidupan,” ujar Janes saat memberikan sambutan pembukaan.
Menurutnya, permainan catur mengajarkan pemain untuk berpikir tajam, menyusun strategi, membaca langkah lawan, serta mengambil keputusan secara tepat.
Janes berharap turnamen tersebut dapat menjadi wadah bagi para pencinta catur untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membuka peluang lahirnya bibit-bibit pecatur tangguh dari Maluku.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengedepankan sportivitas selama pertandingan. Setiap pemain diminta menghormati lawan, mematuhi aturan pertandingan, dan menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.
“Harus diingat, kemenangan adalah bonus. Namun, pelajaran dari setiap kekalahan adalah guru terbaik untuk langkah-langkah berikutnya,” pesannya.
Talake Chess Tournament digelar selama dua hari dengan total enam babak pertandingan. Pada hari pertama, Sabtu (22/8/2026), peserta menjalani empat babak, sedangkan dua babak terakhir dilaksanakan pada Minggu (23/8/2026).
Setiap peserta akan menghadapi lawan yang berbeda dalam enam babak tersebut. Format pertandingan ini menjadi kesempatan bagi para pecatur untuk menguji kemampuan membaca permainan, menentukan strategi, dan mengambil langkah terbaik di setiap pertandingan.
Pembukaan turnamen turut dihadiri Pendeta Hany Tamaela, Raymond Leihitu yang dipercaya sebagai wasit, para tokoh masyarakat, Ketua RT 003/02 dan RT 005/02 Kelurahan Wainitu, Kepala Sekolah dan Dewan Guru SMK Negeri 7 Ambon, panitia, serta seluruh peserta Talake Chess Tournament.
Janes menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia, sponsor, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moril maupun materiil sehingga turnamen tersebut dapat terlaksana.
“Tanpa kerja keras panitia dan dukungan para sponsor, turnamen ini tidak akan bisa terwujud dengan baik,” katanya.
Janes kemudian secara resmi membuka Talake Chess Tournament 2026.
“Dengan pertolongan Tuhan Yang Maha Esa, Talake Chess Tournament yang diselenggarakan oleh Panitia Talake Chess saat ini secara resmi saya nyatakan DIBUKA,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh peserta menjadikan kompetisi tersebut bukan hanya sebagai ajang memperebutkan kemenangan, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan meningkatkan kemampuan dalam olahraga catur.
“Selamat bertanding, tajamkan strategimu, dan jadilah pemenang yang sejati,” pungkasnya.
(JB-01)






