Jakarta. Jejakberita, Com — Kota Ambon membawa pulang penghargaan dari puncak perayaan HUT ke-15 KompasTV. Kota berjuluk Ambon Manise itu mendapat apresiasi sebagai daerah peduli akses dan infrastruktur pendidikan.
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara puncak HUT ke-15 KompasTV yang digelar di Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (9/9/2026) malam.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Drs. F.F. Tasso, M.Si, mewakili pemerintah kota Ambon hadir langsung menerima piala penghargaan tersebut. Kota Ambon menjadi salah satu daerah yang mendapatkan apresiasi dalam kategori yang sama.
Momentum penyerahan penghargaan berlangsung di hadapan para tamu undangan. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyerahkan piala apresiasi kepada para penerima, termasuk Pemerintah Kota Ambon yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan.
Penghargaan ini menyoroti pentingnya keberadaan akses belajar serta fasilitas pendidikan yang memadai sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Pemimpin Redaksi KompasTV, Yogi Arief Nugraha, mengatakan pengembangan fasilitas, sarana dan prasarana pendidikan menjadi bagian penting dalam membuka akses belajar bagi masyarakat.
” Akses belajar melalui pengembangan fasilitas, sarana dan prasarana pendidikan yang memadai demi pendidikan yang berkualitas,” kata Yogi dalam rangkaian penyerahan apresiasi.
Bagi Kota Ambon, penghargaan tersebut menjadi perhatian tersendiri karena diterima bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-451 Kota Ambon.
Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menyambut penghargaan tersebut melalui unggahan di akun Facebook miliknya. Ia menyebut penghargaan dari KompasTV sebagai hadiah bagi Kota Ambon di usia ke-451 tahun.
Menurut Bodewin, penghargaan itu tidak boleh berhenti sebagai seremoni. Ia berharap apresiasi tersebut justru menjadi pemacu bagi seluruh jajaran Pemerintah Kota Ambon untuk meningkatkan kerja dan pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi par seluruh jajaran Pemerintah Kota Ambon, agar terus bekerja keras dengan tulus par Ambon yang lebih baik,” tulis Bodewin.
Ia kemudian menegaskan semangat pemerintahannya melalui kalimat yang menjadi pesan penutup unggahannya.
“Beta Par Ambon…… Ambon Par Semua.”
Penghargaan KompasTV tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap sektor pendidikan di Kota Ambon. Tantangannya kini bukan hanya mempertahankan apresiasi, tetapi memastikan akses, fasilitas dan infrastruktur pendidikan benar-benar terus dirasakan masyarakat.
Dengan penghargaan tersebut, Ambon mendapat sorotan di panggung nasional. Pemerintah Kota Ambon pun dituntut menjadikan apresiasi itu sebagai dorongan untuk terus membenahi dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
(JB-01)






