Kota Ambon Genjot Penurunan Stunting, Lisa Wattimena Minta Semua Pihak Bergerak

AMBON. Jejakberita, Com – Percepatan penurunan stunting di Kota Ambon tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Dibutuhkan kerja bersama, data yang akurat, serta komitmen seluruh pemangku kepentingan agar setiap anak mendapat kesempatan tumbuh sehat dan bebas dari stunting.

Pesan itu disampaikan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Ambon yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Ambon, Lisa Wattimena, saat menerima kunjungan Tim Evaluasi Penanganan Stunting Provinsi Maluku di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, Rabu (22/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Lisa menyampaikan apresiasi karena Kota Ambon dipilih sebagai salah satu lokus evaluasi penanganan stunting di Provinsi Maluku. Menurutnya, evaluasi menjadi momentum penting untuk memperkuat berbagai langkah percepatan yang telah dijalankan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada tim yang telah memilih Kota Ambon sebagai salah satu lokus peninjauan dan evaluasi penanganan stunting di Provinsi Maluku. Berbagai masukan yang diberikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan upaya percepatan penurunan stunting,” ujar Lisa.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Ambon bersama TP PKK dan seluruh organisasi perangkat daerah terus melakukan berbagai intervensi untuk menekan angka stunting. Meskipun penurunannya belum berlangsung secara signifikan, tren penurunan terus terlihat dari bulan ke bulan.

Lisa menekankan bahwa salah satu kunci keberhasilan penanganan stunting adalah validitas data. Menurutnya, verifikasi di lapangan harus dilakukan secara menyeluruh agar program yang dijalankan benar-benar menyasar anak yang membutuhkan.

“Tidak semua anak yang bertubuh pendek adalah stunting, tetapi anak yang mengalami stunting pasti bertubuh pendek. Karena itu, verifikasi data di lapangan sangat penting agar penanganannya tepat sasaran,” katanya.

Selain intervensi di lapangan, Pemerintah Kota Ambon juga terus mengembangkan berbagai inovasi dalam percepatan penurunan stunting. Seluruh program dipublikasikan melalui kanal resmi pemerintah daerah dan TP PKK Kota Ambon, sekaligus dilaporkan secara berkala kepada pemerintah pusat sebagai bagian dari evaluasi nasional.

Lisa berharap dukungan pemerintah pusat melalui kebijakan dan regulasi yang berpihak kepada daerah terus diperkuat sehingga target penurunan stunting dapat tercapai sesuai yang telah ditetapkan.

“Penanganan stunting membutuhkan kerja keras, kolaborasi, dan komitmen bersama. Dengan sinergi seluruh pihak, kami optimistis kualitas sumber daya manusia di Kota Ambon akan semakin baik dan target penurunan stunting dapat tercapai,” pungkasnya. (JB-01)

Pos terkait