Johan Lewerissa Buka Ascart Modified Expo 2026 di Ambon, Dorong Event Otomotif Jadi Daya Tarik Wisata

DPRD Maluku1009 Dilihat

Jb. Com, Ambon – Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Johan Lewerissa, resmi membuka Ascart Modified Expo 2026 yang digelar di Taman Budaya Karang Panjang, Kota Ambon, Sabtu (16/5/2026).

Dalam sambutannya, Johan menegaskan ajang modifikasi kendaraan bukan hanya sekadar penyaluran hobi, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan hingga mempromosikan pariwisata Maluku.

Kegiatan otomotif terbesar yang digelar komunitas kreatif di Kota Ambon itu dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya perwakilan Pengurus Daerah IMI Kota Ambon Andre da Costa,  Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perindo provinsi Maluku Welhem D Kurnala, Wakil Ketua DPRD Kota Ambon sekaligus penggagas kegiatan Patrick Munandar, sesepuh Ascard Ruri Munandar, pihak manajemen PLN, sponsor kegiatan, dewan juri dari Makassar, Manado, dan Surabaya, serta ratusan peserta dan komunitas otomotif.

“Ascart Modified Expo ini bukan saja sekadar melampiaskan hobi teman-teman sekalian, tetapi menjadi ajang silaturahmi agar kehidupan sosial kita berjalan baik dan harmonis,” kata Johan dalam sambutannya.

Ia mengapresiasi seluruh panitia dan sponsor yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurut Johan, kondisi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kota Ambon menjadi modal penting untuk menghadirkan lebih banyak event kreatif dan berskala besar di masa mendatang.

Johan juga mengingatkan para peserta agar kreativitas dalam memodifikasi kendaraan tetap dibarengi kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Menurutnya, komunitas otomotif memiliki peran penting dalam memberikan contoh positif kepada masyarakat.

“Bukan saja menunjukkan kehebatan dan kreativitas, tetapi bagaimana organisasi ini bisa respect terhadap kehidupan sosial di sekitar,” ujarnya.

Ascart Modified Expo 2026 menghadirkan berbagai kategori lomba, mulai dari kontes mobil, motor, fotografi, balap Tamiya, hingga kompetisi sound system, serta  menghadirkan berbagai stand UKMK. Event tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (17/5/2026).

Johan berharap kegiatan itu dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan berskala nasional yang mampu menarik peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Ia menilai event otomotif dapat menjadi salah satu sarana memperkenalkan Kota Ambon dan Provinsi Maluku melalui sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.

“Jangan sampai hanya beberapa event saja yang memperkenalkan Kota Ambon kepada daerah lain. Saya rasa Ascart Modified Expo juga bisa menjadi contoh untuk memajukan pariwisata di Provinsi Maluku, khususnya Kota Ambon,” tuturnya.

Sementara itu, perwakilan Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Ambon, Andre da Costa, menyampaikan apresiasi kepada komunitas Ascard yang dinilai berhasil menghadirkan peningkatan kualitas event pada tahun kedua penyelenggaraan.

Menurut Andre, jika pada tahun sebelumnya kegiatan hanya menghadirkan modifikasi mobil dan motor, kini Ascart Modified Expo telah berkembang dengan menghadirkan kontes sound system, balap Tamiya yang merupakan cabang olahraga IMI, hingga kompetisi fotografi.

“Kegiatan ini membangkitkan industri otomotif di Kota Ambon dan Maluku semakin meningkat. Sehingga kita di Ambon dan Maluku tidak kalah dari daerah-daerah lain,” katanya.

Andre juga menyampaikan terima kasih kepada para peserta, sponsor, serta dewan juri yang datang dari luar daerah untuk mendukung jalannya kompetisi.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang sehingga dunia otomotif di Maluku mampu bersaing dengan daerah-daerah lain di Indonesia,” ujarnya. (JB-01)