Jb. Com, Ambon – Semangat membangun pendidikan tinggi di Maluku mengemuka dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Universitas Pattimura (Unpatti).
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Unpatti, Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd,. M.Pd, menegaskan komitmen kampus dalam menyiapkan generasi unggul menuju cita-cita menjadi perguruan tinggi berkelas dunia.
Ditemui usai mengikuti upacara Hardiknas di lapangan kampus Universitas Pattimura, Sabtu (2/5/2026), Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd. mengatakan momentum ini menjadi refleksi sekaligus dorongan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Maluku.
“Harapannya pendidikan di Maluku semakin maju ke depan dengan mempersiapkan mahasiswa yang mampu mewujudkan misi Unpatti menuju world class university. Itu bukan sekadar mimpi, tetapi harus diwujudkan melalui peran para pendidik,” ujarnya.
Ia menyebut, Unpatti saat ini memiliki sekitar 34.000 mahasiswa yang diharapkan dapat dibentuk menjadi generasi emas, sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Menurutnya, peran dosen dan tenaga kependidikan menjadi kunci dalam membentuk kualitas lulusan yang berdaya saing.
Tak hanya fokus pada akademik, Unpatti juga mulai memperkuat pengembangan minat dan bakat mahasiswa melalui penyelenggaraan Pekan Seni Mahasiswa. Kegiatan ini menjadi yang pertama digelar di lingkungan kampus tersebut sebagai wadah ekspresi kreativitas mahasiswa.
“Pekan seni ini adalah bentuk apresiasi terhadap talenta mahasiswa. Saat ini sudah sekitar 40-an mahasiswa yang mendaftar, dan pendaftaran masih dibuka hingga 4 Mei, dengan pelaksanaan kegiatan berlangsung sampai 11 Mei,” jelasnya.
Kegiatan ini juga akan menghadirkan panggung terbuka bagi seluruh mahasiswa serta melibatkan dewan juri tidak hanya dari kalangan akademisi, tetapi juga profesional. Meski demikian, ia mengakui beberapa cabang seni seperti dangdut, seriosa, dan keroncong masih minim peminat.
“Kami berharap ke depan semakin banyak mahasiswa yang berpartisipasi di semua cabang lomba,” tambahnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menuju Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) yang rencananya digelar di Lampung. Sebelum itu, akan dilaksanakan seleksi tingkat daerah melalui Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) yang dikoordinasikan oleh Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Maluku.
Melalui ajang tersebut, Unpatti bersama perguruan tinggi lain di Maluku akan menyeleksi mahasiswa terbaik untuk mewakili daerah di tingkat nasional.
Nur Aida berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, mengingat mahasiswa yang berkompetisi membawa nama daerah, bukan hanya institusi.
“Mahasiswa yang berangkat itu membawa nama Maluku. Karena itu kami berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah dan stakeholder agar mereka bisa tampil maksimal di tingkat nasional,” tegasnya. (JB-01)






