JB. Com, Jakarta – Transformasi layanan publik di sektor pajak daerah terus dipercepat. Jasa Raharja menegaskan komitmennya dalam mendorong kemudahan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sekaligus memperkuat perlindungan bagi masyarakat melalui sistem yang terintegrasi dan berbasis digital.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Pendapatan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Forum yang mengusung tema percepatan transformasi dan implementasi pemungutan pajak serta retribusi daerah ini menjadi ajang konsolidasi lintas sektor untuk meningkatkan efektivitas penerimaan daerah.
Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Agus Fatoni menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mengoptimalkan pendapatan daerah. Ia menyebut langkah strategis yang perlu dilakukan antara lain intensifikasi dan ekstensifikasi sumber pendapatan, peningkatan kualitas SDM, serta digitalisasi sistem kerja.
“Komitmen bersama menjadi kunci agar pengelolaan pendapatan daerah berjalan maksimal, transparan, dan berkelanjutan,” ujar Agus dalam forum tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin memaparkan peran strategis perusahaan dalam meningkatkan kepatuhan pembayaran PKB dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
Menurutnya, Jasa Raharja kini mengedepankan pendekatan berbasis teknologi melalui integrasi data registrasi kendaraan dengan sistem pembayaran pajak secara real-time. Selain itu, perusahaan juga mengembangkan sistem analitik untuk mendeteksi potensi ketidakpatuhan serta menghadirkan mekanisme peringatan dini (early warning system).
“Kami ingin memastikan sistem yang dibangun tidak hanya menekankan kewajiban, tetapi juga memberikan kemudahan, keterhubungan, dan kepercayaan bagi masyarakat,” jelas Awaluddin.
Upaya tersebut diperkuat melalui kerja sama lintas sektor bersama Kepolisian, Badan Pendapatan Daerah, dan mitra Samsat di seluruh Indonesia. Implementasi sistem host-to-host yang telah terhubung di 36 provinsi menjadi fondasi penting dalam memastikan validitas data serta meningkatkan efektivitas pemungutan pajak.
Selain mendorong kepatuhan, Jasa Raharja juga terus menghadirkan inovasi layanan untuk memperkuat perlindungan dasar bagi pengguna jalan. Sebagai penyelenggara asuransi kecelakaan, perusahaan memastikan masyarakat mendapatkan jaminan perlindungan yang lebih cepat, mudah, dan tepat sasaran.
Partisipasi dalam rakornas ini sekaligus menegaskan peran aktif Jasa Raharja dalam mendukung transformasi digital pengelolaan pendapatan daerah.
Sinergi lintas sektor diharapkan mampu mendorong peningkatan kepatuhan secara berkelanjutan, sekaligus menghadirkan layanan publik yang lebih efektif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (JB-01)






