Ambon. Jejakberita, Com – Pertamina Patra Niaga Regional Maluku memastikan ketersediaan pasokan energi selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026 tetap aman dan terjaga. Kepastian itu disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Komisi II dan III DPRD Provinsi Maluku guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan BBM dan LPG selama periode mudik Lebaran.
Sales Branch Manager Maluku II Yasyfa M. Putra menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif melalui pembentukan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026.
“Seluruh langkah antisipatif sudah kami siapkan melalui Satgas RAFI 2026. Kami memastikan pasokan BBM dan LPG di wilayah Maluku tetap aman selama Ramadan hingga Idul Fitri,” ujar Yasyfa dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Maluku, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, Pertamina telah melakukan perhitungan kebutuhan energi secara menyeluruh berdasarkan prediksi pergerakan masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Berdasarkan estimasi, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14 dan 18 Maret 2026, sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24 dan 28 Maret 2026.
“Semua perencanaan suplai dan distribusi BBM serta LPG kami susun berdasarkan data tersebut, sehingga distribusi energi tetap berjalan lancar saat mobilitas masyarakat meningkat,” jelasnya.
Yasyfa menambahkan, Integrated Terminal Wayame di Pulau Ambon menjadi pusat kendali utama distribusi energi untuk wilayah Maluku. Infrastruktur tersebut berperan penting dalam memastikan kelancaran pasokan BBM dan LPG ke berbagai daerah.
Dengan dukungan infrastruktur yang memadai serta koordinasi lintas sektor bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, Pertamina optimistis kebutuhan energi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 2026 dapat terpenuhi dengan baik. (JB-01)






