Pertamina Patra Niaga Salurkan 4.000 Liter BBM untuk Pemulihan Banjir dan Longsor di Halmahera Utara

Jejakberita. Com, Halmahera Utara – Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menyalurkan 4.000 liter bahan bakar minyak (BBM) untuk mendukung percepatan penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, yang hingga kini masih berstatus tanggap darurat.

Bantuan BBM tersebut digunakan untuk operasional alat berat yang dikerahkan dalam proses pembukaan akses jalan, normalisasi sungai, serta pemulihan wilayah terdampak bencana. Selain BBM, Pertamina melalui program Pertamina Peduli juga menyalurkan bantuan logistik kemanusiaan bagi warga terdampak.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, mengatakan bantuan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung penanganan bencana dan pemulihan masyarakat.

“Tim Pertamina Peduli telah menyalurkan 4.000 liter BBM untuk mendukung operasional alat berat di lokasi bencana. Bersama Hiswana Migas Maluku Utara, kami juga menyalurkan Bright Gas untuk dapur umum, sembako, makanan siap saji, serta perlengkapan tidur seperti sprei dan selimut,” ujar Awan dalam keterangannya, Selasa (21/1/2026).

Seluruh bantuan tersebut disalurkan dengan berkoordinasi bersama BNPB Kabupaten Halmahera Utara agar pendistribusiannya tepat sasaran sesuai kebutuhan di lapangan.

“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat Halmahera Utara. Pertamina Peduli akan terus berkoordinasi dan memberikan dukungan untuk mempercepat pemulihan wilayah dan masyarakat terdampak,” tambahnya.

Selain bantuan kemanusiaan, Pertamina Patra Niaga juga memastikan ketersediaan dan kelancaran suplai BBM di wilayah terdampak tetap terjaga, termasuk menyiapkan alternatif jalur distribusi agar kebutuhan energi masyarakat dan operasional penanganan bencana tidak terganggu.

“Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan seluruh pihak untuk memastikan suplai energi tetap aman dan lancar, sehingga aktivitas masyarakat bisa segera kembali normal,” kata Awan.

Sementara itu, Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, menyebutkan bahwa salah satu kebutuhan mendesak pascabencana adalah pemulihan akses jalan darat menuju wilayah terdampak, khususnya di Kecamatan Loloda Utara.

Menurutnya, Pemerintah Daerah Halmahera Utara telah melakukan langkah cepat dengan menormalisasi sungai dan memobilisasi alat berat ke lokasi bencana.

“Kami berkoordinasi untuk mendapatkan dukungan BBM dalam rangka penanganan banjir dan longsor. Terima kasih kepada Pertamina Wilayah Maluku Utara yang telah menyumbangkan 20 drum Dexlite yang diberangkatkan bersama dua unit excavator menuju Desa Doitia, Kecamatan Loloda Utara,” ujar Piet Hein Babua.

Ia berharap dukungan tersebut dapat mempercepat pembukaan akses dan pemulihan kehidupan masyarakat yang terdampak banjir dan longsor. (JB-01)

Pos terkait