Jb. Com, Biak – Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melalui Fuel Terminal Biak menggandeng Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Biak Numfor meluncurkan program Taman Laut Pertamina di perairan Waupnor, Senin (22/9/2025). Program ini menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan untuk melindungi serta melestarikan ekosistem pesisir.
Fuel Terminal Manager Biak, Fakhrurozie Julianda Pulungan, mengatakan inisiatif yang dimulai sejak 2024 itu bertujuan menjaga keanekaragaman hayati, melindungi mata pencaharian nelayan, dan menjadi investasi bagi generasi mendatang. “Kami ingin memastikan program CSR tidak hanya memberi manfaat instan, tetapi juga berkelanjutan. Menjaga lingkungan berarti menjaga masa depan,” ujarnya.
Sebelum program berjalan, Dinas Lingkungan Hidup Biak bersama tim ahli melakukan survei perairan, lokasi penanaman terumbu karang, hingga kajian kondisi biofisik dan sosial ekonomi masyarakat. Hasil kajian itu menjadi dasar penyusunan peta jalan Taman Laut Pertamina yang fokus pada konservasi terumbu karang di perairan Kelurahan Waupnor.
Plt Asisten I Setda Biak Numfor menyebut program ini akan memberi manfaat ganda. “Kami ingin menjadikan Taman Laut Pertamina sebagai sarana pelestarian ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat lewat hasil laut yang lebih melimpah,” katanya saat pembukaan acara yang turut dihadiri Danlanal, tokoh adat, lurah Waupnor, serta warga setempat.
Pertamina Patra Niaga menegaskan langkah tersebut sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) poin ke-14, “Life Below Water”. Pjs Area Manager Communication Relations & CSR Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, berharap program ini mampu menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat sekaligus melestarikan keindahan bawah laut Biak. (JB-01)






