Jb. Com, Ambon — Komandan Kodim 1504/Ambon, Letkol Inf Hari Sandra, menggelar kunjungan kerja (kunker) ke sejumlah Komando Rayon Militer (Koramil) di Pulau Ambon, Rabu (4/6). Kunjungan tersebut difokuskan untuk memperkuat semangat prajurit sekaligus menggaungkan pemberdayaan wilayah pertahanan darat secara dini.
Koramil yang dikunjungi antara lain Koramil 1504-06/Nusaniwe, Koramil 1504-02/Sirimau, dan Koramil 1504-01/Baguala. Dalam agenda tersebut, Dandim didampingi Ketua Persit KCK Cabang XXVII Dim 1504 Ny. Yeli Astutik, Pasi Intel Mayor Inf Richard Henry Sapury, dan Pasi Pers Kapten Inf Hairudin.
Di Koramil Sirimau, kunjungan dihadiri oleh sejumlah tokoh lokal, seperti Sekcam Sirimau Ricky Emanuel, Raja Hutumuri Fredy Was, Kades Galala Jemina A. M. Joris, Plt. Lurah Uritetu Yohanes F. Tutuhatuniwa, serta perwakilan Raja Soya, Victor Tamtelahitu.
Dalam arahannya, Letkol Hari Sandra menekankan pentingnya pemahaman Babinsa terhadap geografi, demografi, serta kondisi sosial masyarakat binaannya. Ia menyebut peran Babinsa sebagai ujung tombak pertahanan negara harus lebih dari sekadar kehadiran fisik.
“Babinsa bukan hanya soal hadir di wilayah, tapi harus mengerti tugas dan fungsinya. Mereka harus bisa berkolaborasi dengan semua komponen masyarakat,” ujarnya.
Dandim juga mengingatkan bahwa sistem pertahanan nasional Indonesia menganut prinsip Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata), sebagaimana tertuang dalam UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.
“Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara. Babinsa harus menjadi agen pemahaman konsep Sishankamrata kepada masyarakat,” tegasnya.
Selain menyampaikan visi strategis, Letkol Hari Sandra juga menyoroti lima program prioritas TNI AD yang harus didukung prajurit di lapangan, yakni TNI Manunggal Air, Ketahanan Pangan, Penanganan Stunting, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan program makan siang bergizi.
Ia juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan alat komunikasi internal, termasuk radio dan telepon seluler secara bijak. Isu moral prajurit turut menjadi perhatian, di mana Dandim secara tegas melarang keterlibatan dalam praktik perjudian online, pornografi, miras, dan perilaku menyimpang lainnya.
“Saya minta seluruh prajurit menjaga keharmonisan rumah tangga dan disiplin di mana pun berada dan bertugas,” pesannya.
Dalam sesi dialog, Dandim mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi anggota terkait kesejahteraan dan dinamika internal satuan. Ia berkomitmen menata ulang sistem manajemen di Kodim 1504 demi peningkatan kinerja dan kesejahteraan prajurit.
Kunjungan kerja ini mencerminkan pendekatan kepemimpinan Letkol Hari Sandra yang tegas namun membumi. Ia mendorong penguatan nilai-nilai kepercayaan antara TNI dan masyarakat, dengan Babinsa sebagai garda terdepan dan cermin pertahanan negara di level desa. (JB-01)






