Aboru Tegas Tolak RMS: NKRI Harga Mati!

Kodim1504/Ambon758 Dilihat

Mereka tetap Merah Putih. NKRI harga mati,” tegas Dandim Leo Octavianus.

Jb. Com, Ambon – Jelang peringatan HUT Republik Maluku Selatan (RMS) pada 25 April 2025, Dandim 1504/Ambon Kolonel Inf Leo Octavianus MS menegaskan bahwa Negeri Aboru tetap setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam pertemuan di Santika Hotel Ambon, Senin (21/4/2025), yang dihadiri Kapolresta Ambon, Pj. Raja Aboru, Ketua Saniri, dan Kepala Soa, disepakati sikap tegas untuk menolak RMS.

“Mereka tetap Merah Putih. NKRI harga mati,” tegas Dandim Leo Octavianus.

“Pengibaran bendera Merah Putih pada 25 April adalah bentuk nyata komitmen bersama,” tambahnya.

Pj. Raja Negeri Aboru, Yohanis Sinai, juga menegaskan bahwa pihaknya akan menggandeng TNI-Polri dan tokoh masyarakat untuk menjaga stabilitas.

“Kami akan antisipasi setiap upaya pengibaran bendera RMS. Ini tanggung jawab moral dan hukum,” katanya.

Menurut Yohanis, pendekatan persuasif telah dilakukan kepada mantan pelaku dan warga yang sempat terprovokasi. Kini, warga Aboru lebih memilih fokus pada pembangunan dan ekonomi.

“Paradigma sudah berubah. Warga ingin maju dan meninggalkan masa lalu,” ujarnya.

Senada, Ketua Saniri Negeri Aboru Joni Sinay juga menegaskan:

“Aboru yang dulu bukan Aboru yang sekarang. Kami siap membangun dan berkontribusi untuk bangsa.”

Kasi Pemerintahan Negeri Aboru, Deny Usmany, turut menyerukan agar masyarakat tidak lagi mengaitkan Aboru dengan RMS.

“Mari buka lembaran baru. NKRI harga mati,” tegasnya.

Dengan komitmen bersama ini, warga Aboru ingin menunjukkan bahwa masa lalu tak lagi relevan dan mereka siap menyongsong masa depan bersama NKRI.(JB-01)

 

 

 

Tinggalkan Balasan