Perkuat Pengawasan dan Dorong Ekspor UMKM, Bea Cukai Maluku dan BPOM Ambon Tingkatkan Sinergi

Jb. Com, Ambon, 5 Maret 2025 — Dalam upaya memperkuat pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan ilegal sekaligus mendorong pertumbuhan pelaku usaha lokal, Kantor Wilayah Bea Cukai Maluku melakukan kunjungan resmi ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Ambon. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Bea Cukai Maluku, Sodikin, didampingi jajaran timnya.

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Kepala BPOM Ambon, Tamran Ismail, beserta jajaran pejabat struktural di lingkungan BPOM Ambon. Pertemuan berlangsung di Kantor BPOM Ambon, di mana kedua instansi membahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pengawasan serta memperluas dukungan terhadap pelaku UMKM di wilayah Maluku.

Kepala Kanwil Bea Cukai Maluku, Sodikin, menegaskan komitmen Bea Cukai dalam melindungi masyarakat dari ancaman produk ilegal yang beredar di pasar. “Kolaborasi dengan BPOM menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat Maluku terlindungi dari peredaran produk obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan,” ujar Sodikin. Ia juga menambahkan bahwa penguatan sinergi ini merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat.Sementara itu, Kepala BPOM Ambon, Tamran Ismail, menyambut baik sinergi yang dibangun dengan Bea Cukai Maluku. Menurutnya, pengawasan yang efektif membutuhkan kerja sama lintas sektor. “Kami percaya bahwa dengan bersinergi, pengawasan akan jauh lebih optimal. Tidak hanya itu, kami juga berkomitmen untuk mendukung UMKM lokal agar mampu bersaing secara sehat di pasar domestik maupun global,” jelas Tamran.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas peluang pengembangan UMKM lokal. Bea Cukai Maluku dan BPOM Ambon sepakat untuk memberikan bimbingan dan fasilitasi kepada pelaku UMKM agar produk mereka memenuhi standar keamanan pangan dan kualitas ekspor.

“Kami ingin pelaku UMKM di Maluku tidak hanya kuat di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar ekspor. Kolaborasi ini membuka peluang besar bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang,” kata Sodikin.

Senada dengan hal tersebut, Tamran Ismail menambahkan, “BPOM siap mendampingi UMKM dalam hal pemenuhan standar mutu dan keamanan produk. Ini penting agar produk Maluku bisa diterima di pasar internasional.”

Sinergi antara Bea Cukai Maluku dan BPOM Ambon diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan lingkungan perdagangan yang sehat, adil, dan aman. Upaya bersama ini juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Maluku melalui penguatan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

“Kami optimistis kerja sama ini akan membawa dampak positif, tidak hanya dalam aspek pengawasan, tetapi juga dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan UMKM,” tutup Sodikin. (JB-01)

 

 

Pos terkait