Lapas Ambon Tambah 3 CCTV, Titik Rawan Pengamanan Kini Dipantau Real-Time

Ambon. Jejakberita, Com – Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon diperketat. Sebanyak tiga unit kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) baru dipasang di sejumlah titik strategis untuk menutup area yang sebelumnya menjadi blind spot dan memperkuat pemantauan keamanan secara real-time.

Pemasangan CCTV tersebut dilakukan jajaran Lapas Ambon pada Rabu (2/9/2026). Penambahan perangkat ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan petugas.

Dengan tambahan kamera tersebut, aktivitas di sejumlah area lapas dapat dipantau langsung melalui ruang kontrol. Sistem ini diharapkan membantu petugas mendeteksi potensi kerawanan lebih cepat sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka KPLP) Lapas Ambon, Jefry Persulessy, mengatakan pemasangan tiga CCTV baru difokuskan pada sejumlah titik yang dinilai membutuhkan pengawasan lebih ketat.

“Penambahan tiga unit CCTV ini kami fokuskan pada titik-titik rawan untuk memperkuat pengawasan harian, sehingga setiap pergerakan di area pengamanan dapat kita kontrol secara maksimal dan cepat ditindaklanjuti,” kata Jefry.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pengamanan. CCTV tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantau, tetapi juga mendukung petugas dalam melakukan deteksi dini terhadap kondisi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Hal senada disampaikan Kepala Regu Pengamanan (Karupam) Wahid Hasim. Dia menilai tambahan kamera pengawas sangat membantu petugas dalam memantau kondisi blok hunian dan area lingkungan lapas.

“Kami di regu pengamanan sangat terbantu dengan adanya tambahan CCTV ini karena pengawasan sudut-sudut lapas jadi lebih jernih dan terpantau ketat, sehingga situasi keamanan bisa terus terjaga kondusif,” ujar Wahid.

Sementara itu, Kepala Lapas Ambon, S. Hendra Budiman, menegaskan peningkatan fasilitas pengamanan merupakan bagian dari komitmen Lapas Ambon menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.

Menurut Hendra, pengamanan yang optimal membutuhkan dukungan sumber daya manusia sekaligus sarana teknologi yang memadai. Karena itu, keberadaan CCTV diharapkan dapat memperkuat profesionalisme petugas dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Pengamanan yang ketat tidak hanya mengandalkan sumber daya manusia semata, tetapi juga harus didukung dengan infrastruktur teknologi yang memadai seperti CCTV ini. Dengan pengawasan yang semakin optimal, kita dapat memastikan seluruh kegiatan pembinaan berjalan dengan aman dan terkendali,” tegas Hendra.

Setelah pemasangan, Ka KPLP bersama Karupam melakukan pengecekan langsung ke ruang kontrol untuk memastikan seluruh perangkat CCTV berfungsi dengan baik dan dapat digunakan secara optimal.

Penambahan tiga kamera pengawas ini diharapkan semakin mempersempit ruang blind spot di lingkungan Lapas Ambon. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga stabilitas keamanan dan memastikan pelaksanaan pembinaan warga binaan berlangsung aman, tertib, serta terkendali. (JB-01)

Pos terkait