Porseni SMA Kristen YPKPM Ambon Meriahkan HUT RI ke-81, Siswa Unjuk Kreativitas dan Bakat

Oplus_131074

Ambon. Jejakberita, Com — Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di SMA Kristen YPKPM Ambon tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan sekaligus menggali kreativitas dan potensi siswa.

Melalui Pekan Olahraga dan Seni (Porseni), sekolah menghadirkan empat lomba yang memadukan unsur kreativitas, teknologi, olahraga, dan kebersamaan.

Kepala SMA Kristen YPKPM Ambon, Donald W. Dias, S.Hut., mengatakan Porseni tahun ini memang dirancang untuk memeriahkan HUT RI ke-81 sekaligus memberikan ruang bagi siswa dari kelas X, XI, hingga XII untuk berinteraksi dan berkompetisi secara positif.

“Proses memeriahkan ini diharapkan juga bisa memupuk dan menjalin keakraban maupun persaudaraan di antara siswa, baik kelas X, kelas XI maupun kelas XII,” kata Donald saat ditemui media ini di ruang kerjanya, pada Kamis (13/8/2026).

Menurut Donald, Porseni tidak hanya berorientasi pada hiburan. Setiap perlombaan dirancang untuk menggali minat dan bakat siswa sesuai dengan potensi yang mereka miliki.

“Dengan proses ini yang kami laksanakan, kami juga lebih menggali potensi minat bakat siswa, terkhusus untuk lomba-lomba yang kami laksanakan,” ujarnya.

Salah satu lomba yang menjadi perhatian adalah Mini Expo. Dalam kegiatan ini, siswa ditantang untuk mengembangkan inovasi dan kreativitas dengan memanfaatkan barang-barang bekas atau yang sudah dianggap tidak terpakai.
Konsep tersebut mengangkat tema sederhana namun bermanfaat.

Siswa didorong untuk mengubah barang yang sebelumnya dianggap sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna bagi diri sendiri maupun lingkungan.

“Mini Expo tujuannya adalah sederhana dan bermanfaat untuk mendaur ulang barang-barang yang dikatakan sampah,” jelas Donald.

Tak hanya mengedepankan kreativitas, Porseni juga memberikan ruang bagi pengembangan teknologi melalui lomba Soccer Robotik.

Donald menjelaskan, lomba tersebut sejalan dengan pengembangan SMA Kristen YPKPM Ambon yang mulai diarahkan pada bidang coding, kecerdasan buatan (AI), dan robotik.

“Sekolah ini pengembangannya lebih ke arah coding dan AI, yaitu dalam hal ini pengembangan robotik. Maka kami lebih ke arah lomba berupa game soccer robotik, atau permainan bola menggunakan robot,” ungkapnya.

Lomba ketiga adalah penataan ruang kelas bernuansa kemerdekaan. Seluruh kelas diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dengan menciptakan ruang belajar yang kreatif dan bernuansa perjuangan kemerdekaan.

Menurut Donald, penataan ruang kelas bukan sekadar mempercantik ruangan. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih menyenangkan bagi siswa.

“Sehingga kelas itu menjadi ruang yang bukan cuma untuk transfer ilmu, tapi bisa menciptakan suasana yang lebih menyenangkan untuk seluruh siswa berproses di kelas tersebut,” katanya.

Sementara itu, unsur olahraga dan hiburan dihadirkan melalui lomba penalti kick. Perlombaan ini menjadi salah satu cara sekolah membangun suasana santai dan mempererat hubungan antara siswa, guru, serta pegawai.

“Ini lebih untuk hiburan, untuk menciptakan keakraban dan persaudaraan di antara siswa maupun guru dan pegawai,” tutur Donald.

Ia berharap seluruh rangkaian Porseni selama dua hari tersebut tidak hanya meninggalkan kesan meriah dalam perayaan HUT RI, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi siswa.

Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan semakin mampu mengembangkan kreativitas, keberanian berkompetisi, kemampuan bekerja sama, serta rasa persaudaraan sebagai bagian dari keluarga besar SMA Kristen YPKPM Ambon.

Empat lomba yang digelar, yakni Mini Expo, Soccer Robotik, penataan ruang kelas bernuansa kemerdekaan, dan penalti kick, menjadi wadah sekolah untuk memadukan semangat kemerdekaan dengan pengembangan potensi peserta didik. (JB-01)

Pos terkait