Air Bersih hingga Bansos Jadi Aspirasi Warga Saat Lisa Wattimena Sambangi Posyandu

Jb. Com, Ambon – Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Ambon, Lisa Wattimena kembali melakukan pemantauan langsung terhadap pelayanan Posyandu di Kota Ambon, Selasa (19/5/2026).

Kali ini, ia mengunjungi Posyandu Sakura di Halong Baru dan Posyandu Melati 2 di Desa Nania Kampung Baru guna memastikan penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) berjalan maksimal di tingkat masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Lisa menegaskan bahwa Posyandu kini memiliki peran lebih luas, bukan hanya melayani kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menjadi pusat pelayanan masyarakat berbasis enam SPM yang terintegrasi dengan berbagai dinas di lingkungan Pemerintah Kota Ambon.

“Posyandu sekarang bukan hanya bicara kesehatan, tetapi juga menjadi tempat masyarakat menyampaikan persoalan sosial yang nantinya diteruskan untuk ditindaklanjuti pemerintah,” ujar Lisa.

Ia menjelaskan, penerapan enam SPM di Posyandu mencakup bidang kesehatan, pendidikan, sosial, perumahan rakyat, pekerjaan umum, serta ketenteraman dan perlindungan masyarakat. Untuk mendukung pelaksanaan itu, para kader Posyandu akan dibantu dengan formulir layanan dari masing-masing dinas teknis.

“Kader Posyandu nanti dibantu dengan formulir SPM dari dinas terkait supaya pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal dan terarah,” katanya.

Menurut Lisa, capaian penerapan enam SPM di Posyandu Sakura dan Posyandu Melati 2 mulai terlihat dari meningkatnya partisipasi warga dalam menyampaikan kebutuhan pelayanan dasar, termasuk persoalan bantuan sosial, rumah tidak layak huni (RTLH), hingga akses air bersih.

Di Posyandu Melati 2 Desa Nania, warga memanfaatkan kesempatan dialog untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama terkait distribusi bantuan sosial dan kebutuhan air bersih.

Menanggapi keluhan tersebut, Lisa memastikan Pemerintah Kota Ambon akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor bersama dinas terkait agar setiap laporan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.

Terkait bantuan sosial, ia mengatakan persoalan tersebut akan dikoordinasikan bersama Dinas Sosial Kota Ambon agar data penerima bantuan benar-benar tepat sasaran.

Sementara soal air bersih, Lisa menyebut persoalan itu menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Ambon di bawah kepemimpinan Bodewin Wattimena.

“Pemerintah kota sementara fokus menangani persoalan air bersih. Karena itu dibutuhkan laporan cepat dari pemerintah desa maupun masyarakat supaya bisa segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Selain memberikan motivasi kepada kader Posyandu agar tetap aktif melayani masyarakat, Lisa juga mendorong pemerintah desa untuk memperkuat pendataan warga penerima bantuan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik hingga ke tingkat bawah.

(JB-01)

Pos terkait