Jb. Com, Ambon – Peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209 di Pattimura Park, Kota Ambon, Senin (18/5/2026), bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum bersejarah itu berubah menjadi panggung seruan kebangkitan Maluku, saat para pemimpin daerah mengajak masyarakat bangkit dari tekanan ekonomi dan memperkuat persatuan demi masa depan yang lebih baik.
Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, menegaskan bahwa semangat perjuangan Kapitan Pattimura harus menjadi energi utama masyarakat Maluku untuk tetap bertahan dan tidak menyerah menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Menurut Vanath, sejarah telah membuktikan bahwa perjuangan besar tidak selalu ditentukan oleh kekuatan, melainkan keberanian, solidaritas, dan keyakinan untuk terus melawan keterbatasan.
“Spirit itu penting dan kita tidak boleh menyerah. Kalau kita melihat sejarah, sebenarnya ada banyak alasan Pattimura tidak mungkin mengalahkan Belanda. Tapi karena semangat dan kerja sama, perjuangan itu menjadi kekuatan besar. Hari ini tantangan terbesar kita adalah kesejahteraan. Ekonomi memang lesu, tetapi kita tidak boleh pesimis,” kata Vanath usai mengikuti upacara peringatan.
Sementara itu, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menekankan pentingnya menanamkan nilai patriotisme dan keteladanan Kapitan Pattimura dalam kehidupan generasi muda saat ini.
Menurutnya, perjuangan masa kini bukan lagi dengan parang dan salawaku, tetapi melalui kemampuan, karya, dan kontribusi nyata untuk pembangunan daerah.
“Makna yang harus kita ambil adalah semangat perjuangan, keteladanan, dan patriotisme dari Pattimura harus menjiwai seluruh kehidupan kita. Kita adalah Pattimura-Pattimura muda yang hari ini tidak lagi berjuang dengan parang dan salawaku, tetapi dengan kemampuan diri untuk menjadi penggerak pembangunan bersama-sama membangun Maluku dan Kota Ambon yang lebih baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, turut mengajak perempuan Maluku untuk terus bangkit dan mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah.
Peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209 tahun ini menjadi pengingat bahwa nilai perjuangan, persatuan, dan kerja keras masih relevan untuk menjawab tantangan zaman.
Semangat Pattimura pun diharapkan terus hidup sebagai kekuatan moral dalam membangun Maluku yang maju, tangguh, dan bermartabat. (JB-01)






