Kepala BPJN Maluku Tinjau Pembangunan Jembatan Wai Besi IV di Pulau Seram

Jb. Com, Ambon – Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, Yana Astuti, turun langsung memantau progres pembangunan Jembatan Wai Besi IV di Pulau Seram, Provinsi Maluku.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan proyek strategis tersebut berjalan sesuai target dan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah di Maluku.

Dalam monitoring itu, Yana Astuti didampingi Kasatker PJN Wilayah II Provinsi Maluku, Toce Leuwol, serta PPK 2.4 Provinsi Maluku, Hafid Fitrayaza, bersama staf teknis lainnya.

Kegiatan monitoring berlangsung di lokasi pembangunan Jembatan Wai Besi IV yang berada di wilayah kerja PPK 2.4 Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Maluku. Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung progres pekerjaan konstruksi di lapangan.

Yana Astuti menegaskan, pengawasan lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai standar mutu dan jadwal yang telah ditetapkan.

“Kami ingin memastikan seluruh tahapan pekerjaan pembangunan Jembatan Wai Besi IV berjalan dengan baik, baik dari sisi kualitas konstruksi, keselamatan kerja, maupun ketepatan waktu pelaksanaan,” ujar Yana Astuti saat melakukan peninjauan di lokasi proyek.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Maluku, terutama di Pulau Seram yang menjadi salah satu jalur strategis mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

“Keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan mampu mendukung akses transportasi masyarakat menjadi lebih aman, lancar, dan efisien. Infrastruktur yang baik akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Ia juga meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pekerjaan proyek tetap memperhatikan aspek teknis dan keselamatan kerja selama proses pembangunan berlangsung.

Monitoring lapangan tersebut menjadi bagian dari komitmen BPJN Maluku dalam memastikan setiap proyek infrastruktur nasional di wilayah Maluku dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (JB-01)

Pos terkait